MENGENAL LEBIH DEKAT IMAM ASY-SYAFI’I rahimahullah

Loading

MENGENAL LEBIH DEKAT IMAM ASY-SYAFI’I rahimahullah

TEMPAT KELAHIRAN IMAM SYAFI’I

Kunyah beliau Abu Abdillah, namanya Muhammad bin Idris bin Al-Abbas bin Utsman bin Syaafi’ bin As-Saai’b bin ‘Ubaid bin Abdu Yazid bin Hasyim bin Al- Muththalib bin Abdu Manaf bin Qushay bin Kilab bin Murrah bin Ka’ab bin Lu’ai. Nasab beliau bertemu dengan nasab Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam pada Abdu Manaf, sedangkan Al-Muththalib adalah saudaranya Hasyim (bapaknya Abdul Muththalib).

Beliau dilahirkan di desa Gaza, masuk kota ‘Asqolan pada tahun 150 H. Saat beliau dilahirkan ke dunia oleh ibunya yang tercinta, bapaknya tidak sempat membuainya, karena ajal Allah telah mendahuluinya dalam usia yang masih muda. Oleh karena itu terkumpullah pada dirinya kefakiran, keyatiman, dan keterasingan dari keluarga. Namun, kondisi ini tidak menjadikannya lemah dalam menghadapi kehidupan setelah Allah memberinya taufik untuk menempuh jalan yang benar. Lalu setelah berumur dua tahun, paman dan ibunya membawa pindah ke kota kelahiran nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wassalam, Makkah Al Mukaramah.

Read more

NABI SAJA TAKUT DENGAN KESYIRIKAN BAGAIMANA DENGAN KITA ?

Loading

 NABI SAJA TAKUT DENGAN KESYIRIKAN BAGAIMANA DENGAN  KITA ?   Allah Ta‘ala berfirman, وَإِذْ قَالَ إِبْرَاهِيْمُ رَبِّ اجْعَلْ هٰذَا الْبَلَدَ آمِنًا وَاجْنُبْنِيْ وَبَنِيَّ أَنْ نَّعْبُدَ … Read more

ADA APA DENGAN BULAN SYA’BAN

Loading

ADA APA DENGAN BULAN SYA’BAN
DEFINISI

Sya’ban secara basaha maknanya kelompok atau golongan, dinamakan sya’ban karena orang-orang Arab dahulu pada bulan tersebut berpencar-pencar untuk mencari air. Alasan lain karena mereka berpisah-pisah di gua-gua. Dikatakan juga sebagai bulan Sya’ban karena bulan tersebut muncul di antara dua bulan mulia, yaitu Rajab dan Ramadhan. (Lisanul Arab).

Ibnu Hajar al-Asqolani rahimahullah berkata :

وَسُمِّيَ شَعْبَانُ لِتَشَعُّبِهِمْ فِيْ طَلَبِ الْمِيَاهِ أَوْ فِيْ الْغَارَاتِ بَعْدَ أَنْ يَخْرُجَ شَهْرُ رَجَبِ الْحَرَامِ وَهَذَا أَوْلَى مِنَ الَّذِيْ قَبْلَهُ وَقِيْلَ فِيْهِ غُيْرُ ذلِكَ.

 “Dinamakan Sya’ban karena sibuknya mereka mencari air atau dalam peperangan setelah berlalunya bulan Rajab yang mulia dan ada juga yang berpendapat selain itu. (Fathul Baari, IV/251).

Read more