Petunjuk Ibnu Qoyyim Rahimahullah Ta’ala dalam Mengurus Anak di Fase Radha’ah agar Tumbuh dengan Baik [4]

Loading

10. Anak Pada Pertumbuhan Gigi.
Tumbuhnya gigi pada bayi dapat mempengaruhi kondisi kesehatannya. Kondisi ini akan membuatnya muntah, suhu bandanya meningkat, dan kebiasaan yang buruk. Apalagi jika gigi tersebut tumbuh pada musim yang sangat dingin atau pada musim yang panas. Masa pertumbuhan gigi yang paling baik adalah pada musim semi dan pada musim gugur.

Gigi mulai tumbuh ketika anak berusia tujuh bulan. Adakalanya sudah mulai tumbuh pada usia lima bulan atau malah terkadang tumbuhnya itu terlambat hingga pada usia sepuluh bulan.

Hendaknya anak bayi diperlakukan dengan lemah lembut pada masa-masa pertumbuhan giginya. Sering diajak masuk kamar mandi, diberi makanan yang lembut, dan tidak sampai perutnya kekenyangan. Terkadang pada saat itu ia sering buang air besar. Hal ini dapat diatasi dengan memasang perban berupa wol dari tanaman cumin,seledri (celery), dan aniseed di perutnya. Selain itu, gusi-gusinya sambil digosok sebagaimana dijelaskan di atas. Meskipun demikian, keadaannya itu lebih baik daripada sulit buang air besar.

Jika pada saat giginya tumbuh kemudian ia sulit buang air besar, maka tindakan yang baik untuk diambil ketika itu ialah segera melakukan pembersihan isi perutnya. Karenanya, tidak ada sesuatu yang lebih berbahaya bagi si bayi pada waktu giginya mulai tumbuh daripada menahan dirinya untuk buang air besar, dan tidak ada sesuatu yang lebih bermanfaat baginya ketika itu daripada mengeluarkan kotoran dari pencernaannya secara telatur dan seimbang.

Cara terbaik untuk membersihkan isi perut bayi adalah dengan memberikan madu yang dihangatkan dan dijadikan sebagai minuman yang menyegarkan sehingga pertutnya terasa nyaman. Selain itu, dapat pula dengan diberikan ramuan dari tanaman Habaq (Jenis tanaman yang beraroma wangi) yang dihaluskan dan dicampur dengan madu lalu dibuatkan minuman penghangat juga, pada saat itu, sebaiknya wanita yang menyusui mengonsumsi makanan dan minuman yang lembut dan menjauhi segala makanan yang berbahaya.

habis…
Disadur dari Kitab Tuhfatul Mauduud bi Ahkamil Maulud.

📝 Abu Rufaydah Endang Hermawan

Leave a Comment