PERAN IBU DALAM PENDIDIKAN ANAK [3]

Loading

Konsep pendidikan islam adalah konsep pendidikan yang berlandaskan wahyu, bukan konsep percobaan atau penelitian. Maka bagi seorang muslim harus menyakini, membenarkan dan melaksanakan apa yang Rasulullah sampaikan. Tanpa perlu meneliti dan mengkaji kembali. Sebagian kaum muslimin baru meyakini konsep Nabi adalah konsep terbaik setelah para peneliti Barat membuktikan kemukjizatan Nabi. Bagi kaum muslimin yang taat pada Allah dan Rasul-Nya hendaknya mendahulukan perkataan keduannya dibandingkan dengan yang lain. Bila kita sudah paham konsep Nabi yang terbaik, maka untuk apa mencari konsep yang lain.

Selanjutnya, bila kita sudah paham bahwa anak sejak bulan keenam telah mulai terbentuk hubungan socialnya dengan lingkungann sekitarnya, maka menjadi jelaslah bagi kita pentingnya peran ibu bagi pendidikan anak. Seorang peneliti, Samiyah Hamam menemukan bahwa dampak ketidak hadiran ibu jauh lebih besar daripada dampak ketidak hadiran ayah bagi anan-anak. Karena ibu yang bijaksana dapat mengisi sebagian kekosongan yang tidak diisi oleh ayah.

Mengingat pentingnya peran ibu dalam pendidikan, kita akan mengisyaratkan keistimewaan syariat islam yang telah megumpulkan alasan-alasan yang cukup untuk menjadikan seorang ibu berada dalam posisi yang tepat sesuai dengan tujuan Allah menciptakannya. Sehinga kaum ibu bisa beribadah kepada Allah dalam rumahnya sendiri. Diantara alasa-alasan tersebut adalah :

1. Asal dari wanita adalah tinggal dirumah. Allah berfirman : Dan berdiamlah kalian di rumah-rumah kalian…. (QS. Al-Ahzab 33 : 33). Allah juga menjadikan shalatnya wanita dirumah lebih utama daripada shalat di masjid.
2. Laki-laki (suami, ayah, anak laki-laki, atau saudara laki-laki) dibebani menafkahi seorang wanita (atau istri), agar dia bisa nyaman di rumah dan focus terhadap tugas yang sebenarnya.

Mari kita lihat bagaimana Al-Qur’an, hadist dan Atsar ulama yang mengisahkan betapa pentingnya peran ibu bagi anak, dan ibu mampu mendidik anaknya tanpa seorang ayah. Diantara kesuksesan seorang ibu adalah Hajar. Ia wanita teladan dalam akhlaknya yang baik dan perilakunya yang indah. Ia mendidik anaknya, Nabi Ismail, dan mengasuhnya sejak kecil hingga dewasa, sehingga akhirnya Nabi Ismail menjadi orang yang mampu mendaki di tangga kehidupan.

bersambung…

📝 Abu Rufaydah Endang Hermawan.

Artikel ini disebarluaskan oleh @CKS (Cianjur kota Santri). website : www.cianjurkotasantri.com/wp/wp

Ikutilah Grup KIPAS (Kajian Pendidikan Islam) via Telegram di : Bit.ly/1S79GTK

Atau Via WA dengan mengetik Daftar#Nama#L/P#Alamat kirim ke 085624098804

Leave a Comment