![]()
- Hendaknya meletakan tangan atau baju ke mulut ketika bersin.[1]
- Mengecilkan suara ketika bersin.[2]
- Hendaknya seseorang memuji Allah setelah bersin.[3]
- Meraksikan nikmat Allah dan merasa bahwa dirinya baru sedikit mensyukurinya.
- Medo’akan (membaca Tasymiit) atas orang bersin jika ia memuji Allah. [4]
- Tidak membaca Tasymiit bagi orang yang bersin jika ia tidak memuji Allah.[5]
- Mengingatkan orang yang bersin agar mengucapkan Hamdalah jika ia lupa.
- Tidak mendo’akan orang yang bersin lebih dari tiga kali.[6]
- Tidak mengucapkan Tasymit terhadap non muslim yang bersin meskipun memuji Allah.[7]
Disadur dari kitab Mausu’atul Adab As-Syar’iyah secara ringkas
📝 Abu Rufaydah, Lc. MA
📚 Artikel ini disebarluaskan oleh
@CKS (Cianjur kota Santri).
🌍www.cianjurkotasantri.com/wp/wp.
🌐 IG, FP . Cianjurkotasantri
join Telegram klik : Bit.ly/1S79GTK
📱 Atau Via WA ketik Nama#L/p#alamat# kirim ke 085624098804
[1] HR. Abu Daud 5029, at Tirmizi 2745 yang dihassankannya.
[2] HR. al-Hakim IV/264 dan dishahihkannya.
[3] HR. al-Bukhari 6224 dari Abu Hurairah. Do’a saat bersin dan jawabanya bisa di lihat di buku do’a-do’a harian.
[4] HR. al-Bukhari 6226 dari Abu Hurairah.
[5] HR. Muslim 2992 dari Abu Musa.
[6] HR. Ibnu Sunni 252 dari Abu Hurairah.
[7] *Dahulu Ada Yahudi yang sengaja bersin di dekat nabi dengan berharap mengucapkan Yarhamukallah, akan tetapi Nabi mengucapkan. Yahdikumullahu wa Yushlih baalakum. HR. Abu Daud 5038