ORANG TUA ADALAH GURU PERTAMA [3]

Loading

Kenyataan saat ini banyak orangtua yang menitipkan pendidikan anak sepenuhnya kepada guru. Dengan berbagai banyak alasan. Sebagian mereka ada yang menempuh pendidikan sampai doctor, tapi pendidikan yang ia tempuh dan gelar yang ia raih diberikan kepada orang lain, bukan kepada anaknya. Sebagian yang lain mengaggap masa depan anaknya ada pada uang, baginya uang adalah segalanya. Yang paling miris yaitu ortu berangkat sebelum anak bangun dan datang ketika anak tidur.

Betapa pilu hati ini menyaksikan orang tua yang semasa muda bekerja keras, peras keringat banting tulang demi masa depan anaknya. Namun apa balasan yang ia terima ? di saat tubuh ortu sudah renta, si anak tak segan-segan membentaknya seperti membentak seekor binatang yang hina. Maka jangan heran jika suatu saat nanti anak menjadi durhaka karena ortu melalaikan pendidikan anak diusia dini.

Pendidikan anak adalah tanggungjawab orang tua. Maka sebelum anak dididik oleh orang lain, hendaknya orang tua menjadi guru pertamanya. Dan jangan serahkan pendidikan anak sepenuhnya kepada orang lain, tanpa ada pengawasan dari orang tua. Lihatlah bagaimana anak wanita dari Sa’id bin Musayyib Rahimahullah ia menguasai ilmu ayahnya saat ia dinikahkan dengan Ibnu Abi Wada’ah, atau Abdullah anak dari Imam Ahmad bin Hanbal Rahimahullah yang belajar kepadanya tentang agama. Jika alasan kita tidak mampu mengari anak disebabkan minimnya ilmu agama yang kita miliki, maka mulai saat ini belajarlah kembali, karena tidak ada kata terlambat dalam belajar.

Ya Rabb kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa” (QS. Al Furqon: 74).

Habis….

📝 Abu Rufaydah Endang Hermawa

Leave a Comment