Breaking News
KEAJAIBAN DO’A SEORANG IBU
BOLEHKAN MENANGGUNG ZAKAT ORANG LAIN ?
TIGA KALI TIDAK SHALAT JUM’AT
HUKUM UANG JAJAN UNTUK CALON ISTRI
DAMPAK MENGIDOLAKAN
HARTOSNA SYAHADAT
SYARAT HOYONG PAPENAK SAREUNG ALLAH DI AKHERAT AYA 2
VIRUS KASMARAN
PENYAPIHAN ANAK DALAM ISLAM
URGENSI MENYUSUI BAYI
NADZOR BERKALI-KALI
KAPAN DARAH SEORANG MUSLIM MENJADI HALAL
MENCINTAI ORANG LAIN SEPERTI MENCINTAI DIRI SENDIRI
HUKUM ULANG TAHUN DAN MENGHADIRINYA
5 CATATAN PENTING DI HARI KELAHIRAN ANAK
MENINGGALKAN HAL YANG TIDAK PENTING
TAFSIR SURAT AL-FALAQ
TINGGALKAN YANG MERAGUKAN
TAFSIR SURAT AL-IKHLAS
FASE HADHONAH (Pengasuhan) ke 2
 FASE HADHONAH (Pengasuhan)
HUBUNGAN ANTARA DO’A DAN MENGKONSUMSI MAKANAN HALAL
TAFSIR SURAT AL-MASAD
MENINGGALKAN LARANGAN DAN MELAKSANAKAN PERINTAH
APAKAH RUQYAH DAPAT MENYEMBUHKAN PENYAKIT ?
RUQYAH MASSAL BOLEHKAH ?
SISA AIR KENCING NAJISKAH ?
KEHORMATAN SEORANG MUSLIM
TAFSIR SURAT AN-NASHR
AGAMA ADALAH NASIHAT
TAFSIR SURAT AL-KAFIRUN
TAFSIR SURAT AL KAUTSAR
HALAL, HARAM DAN SYUBHAT
PENDIDIKAN ANAK PADA FASE KEHAMILAN
TAHAPAN DALAM PENCIPTAAN MANUSIA
TAFSIR SURAT AL FIIL
MENGENAL IHSAN DAN TANDA HARI KIAMAT
TAFSIR SURAT AL-HUMAZAH
MENGENAL IMAN
TAFSIR SURAT AL-ASHR
MENGENAL ISLAM
TAFSIR SURAT AT-TAKATSUR
AMALAN TERGANTUNG NIATNYA
FAIDAH DARI PERANG BANI QURAIZHAH
TIPS MENGENAL KAREKTERISTIK ANAK DIDIK
KETIKA AKU JATUH CINTA
RUMAH YANG PENUH DENGAN KETELADANAN
HUKUM ZIARAH KUBUR BAGI WANITA DALAM MADZHAB SYAFI’I
ANAK LAHIR DALAM KEADAAN FITRAH
APA YANG ANDA CARI ?
BAGAIMANA CARA MEMINANGNYA ?
NIKMATNYA KEMERDEKAAN DAN RASA AMAN
Berhutang untuk Qurban
Sedekah di Hari Jumat
SAUDARIKU, APA YANG MENGHALANGIMU BERJILBAB ?
APA KATA IMAM ASY-SYAFII TENTANG KUBURAN ?
MALAM MENYELIMUTI MATAHARI
PROSES TERJADINYA MALAM
IMAM ASY-SYAFII MEYAKINI ALLAH DI ATAS ARSY
Bermadzhab Syafi’i, Berakidah Asy’ari
MEMOHON PERLINDUNGAN KEPADA JIN
ANTAR JEMPUT DAN DISAMBUT
AQIQAH DAN QURBAN DIGABUNGKAN BOLEHKAH ?
TUNTUNAN MENGURUS JENAZAH
Sikap Laki-laki Ketika Datang Wanita Menawarkan Diri
ADAB-ADAB HARI JUM’AT
ADAB TIDUR dan BERMIMPI
BOLEHKAH SEORANG MUSAFIR MENJADI IMAM DAN KHATIB ?
PILIHLAH TETANGGA SEBELUM RUMAH
RUMAH ADALAH SEKOLAH
18 CATATAN TENTANG SHALAT JAMA’ DAN QOSHOR
PERAN WANITA
RUKUN IMAN KEPADA ALLAH
7 CATATAN TENTANG DZIKIR BA’DA SHALAT
BACAAN ZIKIR BA’DA SHALAT
HUKUM MENCACI MAKI ALLAH, AGAMA, DAN RASUL-NYA
ANAKKU MENCURI !
5 MASALAH SEPUTAR SUJUD SAHWI
DOA MEMINTA PERLINDUNGAN DARI BALA YANG BERAT
MENGENAL AGAMA ISLAM DENGAN DALIL
FATWA MUI DAN ULAMA TENTANG NATAL
SUJUD SAHWI SEBELUM ATAU SESUDAH SALAM ?
SHALAT TAHIYYATUL MASJID ATAU MENDENGARKAN AZAN
SEBAB-SEBAB SUJUD SAHWI
TIDAK MENGKAFIRKAN ORANG KAFIR
NADZAR (Janji)
DZABH (MENYEMBELIH)
WASILAH YANG BENAR DAN YANG SALAH
ISTI’ADZAH
ISTIGHOTSAH
ISTI’ANAH (MEMINTA PERTOLONGAN)
PEMBATAL-PEMBATAL SHALAT
ADAB TERTAWA
HADITS SYUBUHAT
MENGENAL LEBIH DEKAT KITAB SAFINATUN NAJA
BIOGRAFI PENULIS  KITAB SAFINATUN NAJA
10 PEMBATAL KEISLAMAN (SYIRIK)
TAWAKKAL
MASA KECIL NABI MUHAMMAD DI BANI SA’AD
HARAP YANG TERPUJI DAN TERLARANG
BATASAN AURAT LAKI-LAKI
Isra’ dan Mi’raj
BATASAN AURAT WANITA
13 Amalan Penting Tentang Hujan
RABO WEKASAN, ADAKAH TUNTUNANNYA ?
HUJAN AIR YANG DIBERKAHI, HUJAN-HUJANAN YUUK..
KEDUDUKAN DUA KALIMAT SYAHADAT DALAM SYARIAT ISLAM
SYARAT-SYARAT KALIMAT TAUHID
MAKNA DUA KALIMAT SYAHADAT
KESYIRIKAN ZAMAN SEKARANG LEBIH PARAH DARI ZAMAN DAHULU
NASIHAT ULAMA DI BALIK MUSIBAH GEMPA
BEDA TAPI SAMA
KENAPA HANYA ALLAH YANG DISEMBAH ?
TUNTUNAN HAID, NIFAS DAN ISTIHADHOH
HUKUM SEPUTAR NAJIS
TAFSIR SURAT AN-NAAS
KAIDAH PERTAMA MEMAHAMI KESYIRIKAN
BAHAGIA ITU JIKA…
PERINTAH DAN LARANG YANG WAJIB DIKETAHUI
TAK ADA ARAH TUJUAN
BOLEHKAH MENGUSAP SEPATU (BUKAN DARI KULIT)  SAAT WUDHU ?
IBU DIMANA ?
BOLEHKAH BERSUCI DENGAN TISU ?
BELAJAR IMAN SEBELUM QUR’AN
BELAJAR ADAB DULU SEBELUM BELAJAR ILMU
JIKA  MANDI JUNUB TANPA WUDHU LALU SHALAT, BOLEHKAH ?
13 CATATAN PENTING BULAN MUHARRAM
APA YANG HARUS ANAK PERTAMA PELAJARI ?
PETUNJUK NABI DI FASE TAMYIZ
BOLEHKAH PUASA KAFFARAH TIDAK BERURUTAN ?
BERSIWAK
KAPAN PENDIDIKAN ANAK ITU DIMULAI ?
TIDAK BISA DIPISAHKAN
HARTAKU SURGAKU
11 CATATAN PENTING DALAM MENUNTUT ILMU
PERKATAAN DAN TINDAKAN YANG MENGHANTAR KEPADA KESYIRIKAN
TABLIGH AKBAR KEMERDEKAAN
AQIQAH DAN QURBAN DIGABUNGKAN BOLEHKAH ?
BELAJAR ADAB DULU BARU ILMU
10 Catatan Penting Tentang  Qurban
BAHAYA SYIRIK
ADA APA DENGAN BULAN DZUL HIJJAH
FAKTOR-FAKTOR PENGHALANG DALAM MENUNTUT ILMU
PANGGIL ANAK DENGAN JULUKAN SEBAGAI PENGHORMATAN
NASIHAT IMAM ASY SYAFII KEPADA PARA GURU
MENANTI SANG BUAH HATI
PERAN AYAH DALAM PENDIDIKAN ANAK
KETIKA AKU MENEMUKANNYA
PERAN IBU DALAM PENDIDIKAN ANAK
WAJIB NIAT DI MALAM HARI UNTUK PUASA WAJIB
BERIKAN SEMUANYA IA HANYA MEMBERI SEPARUHNYA
PEMBAGIAN HUKUM AIR
PERAN RUMAH DALAM PENDIDIKAN
MULAILAH DENGAN TAUHID 2
SEBAB-SEBAB PENYIMPANGAN AQIDAH DAN CARA MENGATASINYA
MULAILAH DENGAN TAUHID, SEBELUM YANG LAINNYA 1
PILIH WAKTU YANG TEPAT UNTUK MENGARAHKAN
TIGA HAL YANG WAJIB DIKETAHUI Bag. I
BERIKAN SEMUANYA IA HANYA MEMBERI SEPARUHNYA
OPTIMALKAN WAKTUMU
DIMULAI DARI WANITA
MACAM-MACAM AIR
EMPAT HAL YANG WAJIB DIKETAHUI
Registrasi Member MBC
MUDIK
12 CATATAN PENTING TENTANG ZAKAT FITRAH
100 FAIDAH RAMDHAN BAGIAN 3
18  CATATAN PENTING TENTANG I’TIKAF
100 FAIDAH PUASA bagian 2
100 FAIDAH PUASA
DAURAH RAMADHAN PERDANA
MUSLIM BIKES CIANJUR SELENGGARAKAN KAJIAN, BUKA PUASA BERSAMA DAN TARAWIH
RAMADHAN DAN DO’A
DUA KEBAHAGIAAN BAGI ORANG YANG BERPUASA
MENELADANI ULAMA DALAM MEMBERI MAKANAN DI BULAN RAMADHAN
MEMBERI TAK PERNAH RUGI
MUSLIM BIKER CIANJUR ADAKAN TA’JIL ON THE ROAD
32 KESALAHAN-KESALAHAN ORANG YANG BERPUASA
ILMU DIDATANGI BUKAN MENDATANGI
12 CATATAN PENTING TENTANG TARAWIH
SIKAP LEMAH LEMBUT DALAM PENDIDIKAN ISLAM
10 HAL YANG DIMAAFKAN DALAM BERPUASA
MAKNA KEBAIKAN DAN KEBAHAGIAAN
28 CATATAN SINGKAT SEPUTAR RAMADHAN
RAMADHAN BULAN AL-QUR’AN
MENJALANKAN KOTAK AMAL SAAT KHOTIB SEDANG KHUTBAH JUM’AT
IMAM AHMAD BIN HANBAL
KISAH HARUN AR RASYID DENGAN GURU ANAKNYA
DIMULAI DARI WANITA
RAMADHAN BULAN AMPUNAN
TANGGUNG JAWAB SEORANG AYAH !
KATA MEREKA TENTANG GURU
ADAB-ADAB PUASA
HAL-HAL YANG TIDAK MEMBATALKAN PUASA
EFEK KESHALIHAN GURU PADA MURID
IJMA’ ULAMA, PEMBATAL PUASA
MUSLIM BIKER CIANJUR TOURING, NGAJI, DAN TADABBUR CIANJUR SELATAN DAN GARUT
TIDAK PUASA ATAU BUKA PUASA DI SIANG HARI TANPA ADA UDZUR SYAR’I
JADILAH GURU YANG MENGGUGAH DAN MERUBAH
BERI IA PUJIAN DAN PENGHARGAAN
Ortu Adalah Guru
BOLEHKAH MENCIUM PASANGAN SAAT PUASA ?
PUASA YANG TIDAK SEMPURNA
HUKUM PUASA WISHOL
BUKA PUASA TERBAIK DENGAN KURMA
SAHUR YANG DIBERKAHI
TERMASUK KEBAIKAN DALAM PUASA ADALAH MENYEGERAKAN WAKTU BERBUKA
HARUSKAH NIAT DI MALAM HARI UNTUK PUASA SUNNAH ?
WAJIB NIAT DI MALAM HARI UNTUK PUASA WAJIB
TAFSIR AL-FATIHAH AYAT 4
MENGAMALKAN BERITA MASUK BULAN RAMDAHAN DENGAN SATU ORANG SAKSI
APAKAH PENENTUAN RAMADHAN DENGAN HISAB ATAU RU’YAH
HUKUM PUASA DI HARI SYAK
BAGAIMANA SIFAT WANITA MUSLIMAH DALAM SURAT AT-TAHRIIM ?
LARANGAN MENDAHULUI RAMADHAN DENGAN PUASA
PILIHKAN UNTUKNYA GURU YANG SHALIH
MENGENAL LEBIH DEKAT IMAM ASY-SYAFI’I rahimahullah
NABI SAJA TAKUT DENGAN KESYIRIKAN BAGAIMANA DENGAN KITA ?
HUKUM TAYAMMUM UNTUK DUA KALI SHALAT
HUKUM MEMBACA SHODAQOLLAHUL ADHIM SETELAH MEMBACA AL-QUR’AN
KELAHIRAN DAN WAFATNYA NABI
ADA APA DENGAN BULAN SYA’BAN
INTISARI SURAT AL-KAHFI
MENDULANG HIKMAH DARI KISAH ASH-SHABUL KAHFI
CARA MANDI JUNUB
ADAB KEPADA SAHABAT NABI
TAFSIR SURAT AL-IKHLAS
BUAH KESABARAN UMMU SULAIM radhiallahu Anha
NASIHAT IMAM ABU HAMID AL GHAZALI RAHIMAHULLAH KEPADA ANAKNYA
HUKUM MERAYAKAN HARI ULANG TAHUN
HUKUM ORANG JUNUB
22 CATATAN TENTANG SHALAT
NASAB RASULULLAH SHALLALLAHU ‘ALAIHI WA SALLAM
INTISARI AYAT KURSI
BACALAH
ALIRAN YANG MENYIMPANG DALAM MEMAHAMI TAUHID RUBUBIYYAH
70.000 ORANG MASUK SURGA TANPA HISAB DAN ADZAB
CARA BERAGAMA YANG BENAR
8 MUTIARA HIKMAH HATIM AL A’SHAM RAHIMAHULLAH
TABLIGH AKBAR 2
ADAB MEMBACA AL-QUR’AN
MUSLIM BIKER CIANJUR (MBC)
SEMESTA BERTASBIH
HUKUM MENGUSAP KHUFF (Sepatu)
HUKUM BERSIWAK
AWALI DENGAN DO’A Bag. 1
UCAPAN YANG PALING DICINTAI ALLAH Bag. 1
ADAB TA’ZIYAH
ADAB ZIYARAH KUBUR
POTRET KEPEMIMPINAN DALAM AL-QUR’AN
PENGGALAN HIKMAH DARI KISAH KHADIJAH
ANAK PEREMPUAN BAGIAN DARI AYAHNYA
FASE TAMYIZ
BALIGH DALAM PANDANGAN ISLAM
KEUTAMAAN MENDIDIK ANAK PEREMPUAN
MENGAJAK ANAK KE MASJID
PRINSIP DASAR MELURUSKAN KESALAHAN
SEBAB-SEBAB KENAKALAN ANAK
PILIH WAKTU YANG TEPAT UNTUK MENGARAHKAN
KEMANA-MANA MEMBAWA BUKU
METODE PENDIDIKAN ANAK DALAM AL-QUR’AN
TAFSIR AL FATIHAH AYAT 5
Syaikh Ali Thanthawi rahimahullah
WARISAN TERBAIK
MAKNA SYAHADAT
MACAM-MACAM TAUHID
CADAR DALAM KACAMATA NAHDATUL ULAMA
RISALAH CINTA UNTUK PUTRI TERCINTA
RIHLAH ULAMA DALAM MENUNTUT ILMU
SEJARAH PERKEMBANGAN TAFSIR
KEUTAMAAN TAUHID 4
KAPAN DISYARI’ATKAN MEMBACA BASMALAH ?
MENGENAL LEBIH DEKAT IMAM NAWAWI AL-BANTANY
KEUTAMAAN TAUHID  3
KEUTAMAAN TAUHID 2
KEUTAMAAN TAUHID 1
HAK ALLAH DAN HAK HAMBA
DEMI MENUNTUT ILMU, IA TINGGALKAN ISTRI DALAM KEADAAN HAMIL
HUKUM AIR KENCING ORANG DEWASA
📚📚📚 TUGAS NABI DAN RASUL📚
SIKAP KEPADA ALLAH DAN ORANG TUA
TUJUAN HIDUP
TAFSIR AL FATIHAH AYAT 7
TAFSIR AL FATIHAH AYAT 6
TAFSIR ALHAMDULILLAH
AR-RAHMAN DAN AR RAHIM
ADAB MAKAN
IBNU JAUZI rahimahullah DAN MASA MUDA
ATHO BIN ABI RABAH
DAKWAH JAHRIYAH (TERANG-TERANGAN)
AWALI DENGAN DO’A Bag. 2
SIKAP TAWADHU ULAMA
TUJUAN PENDIDIKAN
DAMPAK WUDHU PADA HARI KIAMAT
MENDAHULUKAN YANG KANAN
CARA MEMBERSIHKAN JILATAN ANJING
CATATAN HAMDALAH Bag. 2
CATATAN ALHAMDULILLAH Bag. 1
JANGAN SALAH MEMILIH TEMAN
📚 PENGARUH TEMAN 📚
LARANGAN KENCING DI AIR YANG TIDAK MENGALIR
ISTINSYAQ (Menghirup Air)
ANCAMAN BAGI YANG TIDAK MENCUCI KAKI DENGAN SEMPURNA
KAPAN DISYARI’ATKAN MEMBACA BASMALAH ?
KAPAN IZTIADZAH DIBACA ?
HUKUM ISTIADZAH ATAU TA’AWWUD
ADAB MAKAN
ADAB BERSIN
ADAB BERPUASA
ADAB BEROLAH RAGA
ADAB TIDUR dan BERMIMPI
ADAB BERTAMU
ADAB BERMAJLIS
ADAB PENGHAFAL AL-QUR’AN
ADAB SEORANG PELAJAR
ADAB KEPADA ORANG TUA
ADAB KEPADA NABI MUHAMMAD Shalallahu Alaihi Wa Sallam
ADAB KEPADA ALLAH Ta’ala
HUKUM AIR KENCING BAYI
ADA APA DENGAN BULAN RAJAB ?
ORANG BERIMAN TIDAK MEMPERSEKUTUKAN ALLAH
ORANG BERIMAN TIDAK MEMPERSEKUTUKAN ALLAH
Muslim Yang Kuat
Tabligh Akbar – Rumahku Surgaku
Kajian Islam Ilmiyah
Pilihkan Untuknya Guru Yang Shalih
Pintar Dunia, Tapi …
Kiat Sukses Mendidik Anak
Nasihat Malam
Mengamalkan Ilmu
Pengaruh Teman
Hukuman Dalam Pendidikan Islam
Sabar Dan Menahan Emosi
Antara Uang dan Anak
Jangan Tertipu
Dampak Hasad
Antara Keinginan Dunia Atau Akhirat
Sikap Lemah Lembut
Sibuk Dengan Kekurangan Diri Sendiri
Tawadhu Seorang Guru
Sifat Pendidik Yang Sukses
Teh Hijau CKS
Paket Umroh Bersama CKS
Jangan Bosan Melatih Anak
Dahsyatnya Peran Ibu Pada Anak
Cacian Yang Berujung Pujian
Dampak Keshalihan Ulama dan Umara
Menanamkan Kejujuran dan Tidak Suka Berbohong
MENGENAL LEBIH DEKAT ABU HURAIRAH
ADA APA DENGAN BULAN SHAFAR ?
Asas -Asas Pendidikan
AJAK IA BERMAIN
Membaca Bagian Dari Pendidikan
TAHAPAN PENDIDIKAN ANAK DALAM ISLAM – FASE HADHONAH – Memperhatikan Penampilan dan Potongan Rambut
ADA APA DENGAN BULAN MUHARRAM
Kisah Pendidikan Islam – IBNU JAUZI rahimahullah DAN MASA MUDA
TAHAPAN PENDIDIKAN ANAK DALAM ISLAM – CARA NABI MENDIDIK ANAK PADA USIA HADHONAH
KEGEMARAN IBNU TAIMIYAH DALAM MENELA’AH
KEUTAMAAN HARI ARAFAH
TAHAPAN PENDIDIKAN ANAK DALAM ISLAM – FASE HADHANAH (PENGASUHAN)
Kisah Pendidikan Islam – RIHLAH ULAMA DALAM MENUNTUT ILMU
TAHAPAN PENDIDIKAN ANAK DALAM ISLAM – FASE HADHANAH (PENGASUHAN)
BELAJAR MENGAJAR DAN METODE PEMBELAJARAN
FIQHUL JUM’AH – MAKNA JUM’AT
Petunjuk Ibnu Qoyyim Rahimahullah Ta’ala dalam Mengurus Anak di Fase Radha’ah agar Tumbuh dengan Baik
Tahapan Pendidikan Anak dalam Islam – Penyapihan dalam Islam
Kisah Pendidikan Islam – SKALA PRIORITAS DALAM MENUNTUT ILMU
FIQHUL JUM’AH – KAPAN HARI KIAMAT TERJADI ?
Al-Imam adz-Dzahabi Rahimahullah
FIQHUL JUM’AH – Jual Beli di Hari Jum’at, Bolehkah?
KATA-KATA YANG MENGGUGAH DAN MERUBAH
Jangan Berhenti Menasehati
KAPAN WAKTU MUSTAJAB DI HARI JUMAT ITU TERJADI  ?
Tahapan Pendidikan Anak Dalam Islam – Hari Ketujuh Dari Kelahiran – AQIQAH
Tahapan Pendidikan Anak Dalam Islam – Fase Kelahiran (Memberi Nama) [13-15]
Tahapan Pendidikan Anak Dalam Islam – Fase Kelahiran (Memberi Nama) [10-12]
Tahapan Pendidikan Anak Dalam Islam – Fase Kelahiran (Memberi Nama) [7-9]
Tahapan Pendidikan Anak Dalam Islam – Fase Kelahiran (Memberi Nama) [4-6]
Tahapan Pendidikan Anak Dalam Islam – Fase Kelahiran (Memberi Nama)
Tahapan Pendidikan Anak Dalam Islam – Fase Kelahiran (Mencukur)
Tahapan Pendidikan Anak Dalam Islam “Fase Kelahiran”
Komentar Ulama Tentang Pendidikan Anak [4]
Komentar Ulama Tentang Pendidikan Anak [3]
Komentar Ulama Tentang Pendidikan Anak [2]
Komentar Ulama Tentang Pendidikan Anak [1]
Proses Melahirkan [2]
Proses Melahirkan [1]
Do’a dan Dzikir Ibu Hamil [5]
Do’a dan Dzikir Ibu Hamil [4]
Do’a dan Dzikir Ibu Hamil [3]
Do’a dan Dzikir Ibu Hamil [2]
Do’a dan Dzikir Ibu Hamil [1]
Pendidikan Anak Pada Usia Kandungan [2]
Pendidikan Anak Pada Usia Kandungan [1]
Perhatian Islam Pada Janin [2]
PERHATIAN ISLAM PADA JANIN
Mintalah Kepada Allah [3]
Mintalah Kepada Allah [2]
Mintalah Kepada Allah [1]
Adab Jima’ [2]
Adab Jima’
Apa Yang Anda Pilih ? [3]
Apa Yang Anda Pilih ? [2]
Apa Yang Anda Pilih ? [1]
Kapan Pendidikan Anak Itu di Mulai ?
Dampak Keshalihan Guru Pada Anak [4]
Dampak Keshalihan Guru Pada Anak [3]
Dampak Keshalehan Guru Pada Anak [2]
Dampak Keshalehan Guru Pada Anak [1]
Dampak Kesholehan Orang Tua Pada Anak [3]
Dampak Keshalehan Orang Tua Pada Anak [2]
Dampak Keshalehan Orang Tua Pada Anak [1]
PERAN AYAH DALAM PENDIDIKAN ANAK [4]
PERAN AYAH DALAM PENDIDIKAN ANAK [3]
PERAN AYAH DALAM PENDIDIKAN ANAK [2]
PERAN IBU DALAM PENDIDIKAN ANAK [6]
PERAN IBU DALAM PENDIDIKAN ANAK [5]
PERAN IBU DALAM PENDIDIKAN ANAK [4]
PERAN IBU DALAM PENDIDIKAN ANAK [3]
PERAN IBU DALAM PENDIDIKAN ANAK [2]
PERAN RUMAH DALAM PENDIDIKAN [2]
ORANG TUA ADALAH GURU PERTAMA [3]
ORANG TUA ADALAH GURU PERTAMA [2]
ORANG TUA ADALAH GURU PERTAMA [1]
Petunjuk Ibnu Qoyyim Rahimahullah Ta’ala dalam Mengurus Anak di Fase Radha’ah agar Tumbuh dengan Baik [4]
Petunjuk Ibnu Qoyyim Rahimahullah Ta’ala dalam Mengurus Anak di Fase Radha’ah agar Tumbuh dengan Baik [3]
Petunjuk Ibnu Qoyyim Rahimahullah Ta’ala dalam Mengurus Anak di Fase Radha’ah agar Tumbuh dengan Baik [2]
Petunjuk Ibnu Qoyyim Rahimahullah Ta’ala dalam Mengurus Anak di Fase Radha’ah agar Tumbuh dengan Baik [1]
Bagaimana Cara Nabi Mempengaruhi Akal Anak [5]
Bagaimana Cara Nabi Mempengaruhi Akal Anak [4]
BICARA SESUAI KADAR AKAL ANAK
Cara Nabi Mempengaruhi Akal Anak Dengan Dialog
DAMPAK KISAH PADA AKAL ANAK
Konsep Pendidikan Terbaik
HADITS
MENINGGALKAN LARANGAN DAN MELAKSANAKAN PERINTAH

MENINGGALKAN LARANGAN DAN MELAKSANAKAN PERINTAH

HADITS ARBAIN KE 9

Oleh Abu Rufaydah

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ صَخْرٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُوْلُ : مَا نَهَيْتُكُمْ عَنْهُ فَاجْتَنِبُوْهُ، وَمَا أَمَرْتُكُمْ بِهِ فَأْتُوا مِنْهُ مَا اسْتَطَعْتُمْ، فَإِنَّمَا أَهْلَكَ الَّذِيْنَ مَنْ قَبْلَكُمْ كَثْرَةُ مَسَائِلِهِمْ وَاخْتِلاَفُهُمْ عَلَى أَنْبِيَائِهِمْ . رَوَاهُ البُخَارِيُّ وَمُسْلِمٌ

Dari Abu Hurairah ‘Abdurrahman bin Shakr radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Aku telah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda, “Apa saja yang aku larang, maka jauhilah. Dan apa saja yang aku perintahkan, maka kerjakanlah semampu kalian. Sesungguhnya yang telah membinasakan orang-orang sebelum kalian adalah banyak bertanya dan menyelisihi perintah nabi-nabi mereka.” (HR. Bukhari dan Muslim) [HR. Bukhari, no. 7288 dan Muslim, no. 1337]

 

ROWI HADITS

Abu Hurairah nama aslinya yaitu Abdurrahman bin Shakr, berasal dari suku Daus Yaman. Masuk islam pada tahun ke tujuh hijriah pada usia 26 tahun. Membersamai Nabi kurang lebih empat tahun dengan mampu meriwayatkan sekitar 5000 hadits. Beliau wafat di umur 78 tahun, maka  jarak dari wafatnya Rasulullah Shallahu Alaihi wa Sallam  dengan wafatnya Abu Hurairah sekitar 47 tahun,oleh  karena itu beliau sangat sering mengajarkan ummat dan banyak meriwayatkan hadist.

KEDUDUKAN HADITS

  1. Imam an-Nawawi rahimahullah mengatakan bahwa hadits ini termasuk dari pokok agama islam yang penting dan termasuk Jawamiul Kalim yang Allah anugrahkan kepada Nabi, serta termasuk hadits yang membahas hukum-hukum islam. (Syarah Muslim, 9/86).
  2. Ibnu Hajar al-Haitami rahimahullah mengatakan bahwa hadits ini hadits yang agung termasuk pokok agama islam dan rukun-rukunnya, maka hendaknya untuk menghafal dan perhatian padanya. (Fathul al-Mubin, 19).

PENJELASAN HADITS

  1. مَا نَهَيْتُكُمْ عَنْهُ فَاجْتَنِبُوْهُApa saja yang aku larang, maka jauhilah.

Imam Nawai mengatakan bahwa larangan disini menunjukkan kepada keharaman.

Ibnu Daqiq al-Ied mengatakan bahwa larangan di sini bersifat umum dalam segala kondisi, kecuali ketika dalam darurat seperti makan bangkai dibolehkan, namun jika kondisi darurat itu hilang maka kembali kepada hukum asal.

  1. وَمَا أَمَرْتُكُمْ بِهِ فَأْتُوا مِنْهُ مَا اسْتَطَعْتُمْ Dan apa saja yang aku perintahkan, maka kerjakanlah semampu kalian. Melaksanakan perintah disertai dengan kemampun. Makannya islam memberikan kemudahan bagi umat islam dalam beribadah. Misalnya jika ia tidak mampu shalat berdiri, maka boleh duduk. Jika tidak ada air, maka boleh tayammum. Tetapi kata semampunya tentunya setelah orang berusaha semaksimal mungkin untuk melaksanakan, jika tidak mampu maka islam memberikan keringanan.
  2. فَإِنَّمَا أَهْلَكَ الَّذِيْنَ مَنْ قَبْلَكُمْ كَثْرَةُ مَسَائِلِهِمْ Sesungguhnya yang telah membinasakan orang-orang sebelum kalian adalah banyak bertanya. Orang-orang sebalum kalian yaitu Yahudi dan Nasrani.

Bertanya termasuk cara untuk mendapatkan ilmu, namun Nabi mengingatkan kita untuk tidak banyak bertanya hal-hal yang tidak penting, seperti peristiwa yang belum terjadi.

Zaid bin Tsabit radhiallahu anhu ketika ditanya tentang sesuatu, maka beliau balik bertanya, apakah hal ini telah terjadi ? jika mereka menjawab tidak, beliau menyuruh untuk meninggalkannya sampai hal itu terjadi.

Contoh larangan banyak bertanya dalam al-Quran adalah pertanyaan bani israil tentang sapi yang Allah perintahkan untuk disembelih.

  1. وَاخْتِلاَفُهُمْ عَلَى أَنْبِيَائِهِمْ menyelisihi perintah nabi-nabi mereka. Menyelisihi para Nabi adalah jalan menuju kebinasahan. Sebaliknya mengikuti mereka adalah jalan keselamatan.

FAIDAH HADITS DI ATAS:

  1. Wajibnya menahan apa yang Nabi larangan.
  2. Larangan di sini mencangkup yang sedikit dan banyak, seperti riba sedikit dan banyaknya sama terlarang.
  3. Menahan dari melakukan larangan lebih ringan daripada melaksanakan perintah.
  4. Kaedah dari ulama ushul, jika ada suatu perintah tidaklah menunjukkan
  5. Secara hukum asal, kita tidak diberi beban kewajiban. Artinya, tidak ada hukum sampai datang dalil. Pendukung dari hukum asal ini adalah firman Allah Ta’ala,

وَمَا كُنَّا مُعَذِّبِينَ حَتَّىٰ نَبْعَثَ رَسُولًا

Dan Kami tidak akan mengazab sebelum Kami mengutus seorang rasul.” (QS. Al-Isra’: 15)

  1. Ada kaedah ushul fikih dari hadits ini yang dipakai oleh para ulama “tidak ada kewajiban ketika tidak mampu”.

Syaikh As-Sa’di rahimahullah berkata dalam bait syair kaedah fikih yang beliau susun,

وَ لَيْسَ وَاجِبٌ بِلاَ اقْتِدَارٍ

“Tidak ada kewajiban ketika tidak mampu.”

Artinya, kewajiban bisa gugur jika tidak punya kemampuan saat sebelum dan ketika kewajiban tersebut berlangsung. Sedangkan yang dimaksud kewajiban adalah yang dituntut oleh syari’at dengan perintah yang wajib. Perkara sunnah tidak termasuk dalam hal ini.

Beberapa dalil yang mendukung hal ini, di antaranya adalah firman Allah Ta’ala,

فَاتَّقُوا اللَّهَ مَا اسْتَطَعْتُمْ

Bertakwalah pada Allah semampu kalian.” (QS. At-Taghabun: 16)

Ayat di atas sebagai tafsiran dari ayat,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ

Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya.” (QS. Ali Imran: 102). Inilah pendapat Imam Nawawi rahimahullah. Beliau menyatakan bahwa perintah bertakwa kepada Allah dengan sebenar-benarnya takwa ditafsirkan dengan ayat “Bertakwalah pada Allah semampu kalian”. Artinya kita diperintahkan mengerjakan suatu perintah dan menjauhi suatu larangan, Allah tidaklah memerintahkan kecuali sesuai kemampuan kita. Lihat Syarh Shahih Muslim, 9:91.

Begitu juga ayat yang mendukung kaedah di atas,

لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا

Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.” (QS. Al-Baqarah: 286)

وَمَا جَعَلَ عَلَيْكُمْ فِي الدِّينِ مِنْ حَرَجٍ

Dan Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agama suatu kesempitan.” (QS. Al-Hajj: 78)

  1. Mengerjakan suatu perintah itu sesuai kemampuan.
  2. Manusia itu memiliki kemampuan. Berbeda hal ini dengan keyakinan Jabariyyah yang menyatakan manusia itu dipaksa oleh takdir untuk berbuat dan tidak punya pilihan.
  3. Jika seseorang tidak mampu melakukan kewajiban secara utuh, maka diperintahkan untuk melakukan semampunya.
  4. Setiap mendengar perintah Rasul hendaklah langsung melaksanakannya tanpa menanyakan terlebih dahulu, apakah yang diperintahkan itu dihukumi wajib atau sunnah.
  5. Segala yang diperintahkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam atau yang beliau larang, maka tetaplah jadi syariat baik hal tersebut terdapat dalam Al-Qur’an ataukah tidak. Dan bisa jadi hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjadi hukum tambahan dan tidak ditemukan dalam Al-Qur’an.
  6. Banyak bertanya adalah sebab kebinasaan. Contohnya adalah banyak bertanya dalam perkara yang tidak mungkin kemampuan berpikir kita sampai ke situ seperti permasalahan ghaib tentang nama dan sifat Allah atau tentang keadaan hari kiamat.

Di antara makna banyak bertanya pula adalah bertanya suatu masalah yang belum terjadi. Dulu para ulama tidak menyukai hal ini dan mereka menganggap hal itu termasuk menyusah-nyusahkan diri. (Dinukil dari Kunuz Riyadh Ash-Shalihin, 21:132)

Sebagian salaf berkata,

دَعْنَا عَنْ هَذَا حَتَّى يَقَعَ وَسَلْ عَمَّا وَقَعَ

“Tak usah bertanya pada kami sampai hal itu terjadi. Bertanya lagi nantinya kalau sudah terjadi.” (Ma’alim fi Thariq Thalab Al-‘Ilmi, hlm. 63)

Umar bin Khattab pernah keluar di tengah-tengah manusia kemudian berkata,

أُحَرِّجُ عَلَيْكُمْ أَنْ تَسْأَلُوْنَا عَنْ مَا لَمْ يَكُنْ ، فَإِنَّ لَنَا فِيْمَا كَانَ شُغْلاً

“Aku melarang kalian dari bertanya pada sesuatu yang belum terjadi karena sebenarnya kita punya kesibukan yang begitu banyak.” (Jami’ Al-‘Ulum wa Al-Hikam, 1:245)

Dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata,

لاَ تَسْأَلُوْا عَمَّا لَمْ يَكُنْ ، فَإِنِّي سَمِعْتُ عُمَرَ لَعَنَ السَّائِلَ عَمَّا لَمْ يَكُنْ

“Janganlah bertanya tentang apa yang belum terjadi. Sungguh dahulu aku pernah mendengar Umar melaknat yang bertanya tentang sesuatu yang belum terjadi.” (Jami’ Al-‘Ulum wa Al-Hikam, 1:245)

Zaid bin Tsabit pernah ditanya tentang suatu masalah, ia balik bertanya, “Apa yang ditanyakan itu sudah pernah terjadi?” Jawab yang bertanya, “Tidak.” Zaid menjawab,

دَعُوْهُ حَتَّى يَكُوْن

“Tinggalkan bertanya seperti itu sampai hal itu terjadi.” (Jami’ Al-‘Ulum wa Al-Hikam, 1:245)

  1. Umat sebelum kita binasa karena banyak bertanya dan karena menyelisihi nabi mereka.
  2. Setiap muslim wajib mencocoki nabinya. Ajaran yang wajib diikuti hanyalah ajaran beliau, itulah dinul Islam sebagaimana disebutkan dalam ayat,

إِنَّ الدِّينَ عِنْدَ اللَّهِ الْإِسْلَامُ

Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam.”(QS. Ali Imran: 19).

Wallahu a’lam. Moga Allah beri taufik dan hidayah.

Disadur dari tulisan Ust. M. Abduh Tuasikal Hafidhohullah 

Referensi:

  1. rumaysho.com
  2. Al-Minhaj Syarh Shahih Muslim. Cetakan pertama, Tahun 1433 H. Abu Zakariya Yahya bin Syarf An Nawawi. Penerbit Dar Ibni Hazm.
  3. Fath Al-Qadir.Cetakan ketiga, tahun 1426 H. Muhammad bin ‘Ali bin Muhammad Asy-Syaukani. Penerbit Darul Wafa’.
  4. Jaami’ Al-‘Ulum wa Al-Hikam. Cetakan kesepuluh, Tahun 1432 H. Ibnu Rajab Al-Hambali. Tahqiq: Syaikh Syu’aib Al-Arnauth dan Ibrahim Bajis. Penerbit Muassasah Ar-Risalah.
  5. Ma’alim fi Thariq Thalib Al-‘Ilmi. Cetakan kelima, tahun 1431 H. Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Muhammad bin ‘Abdullah As-Sadhan. Penerbit Dar Al-Qabs.
  6. Syarh Al-Arba’in An-Nawawiyah Al-Mukhtashar. Cetakan ketiga, Tahun 1425 H. Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin. Penerbit Dar Ats-Tsuraya.
  7. Syarh Al-Manzhumah As-Sa’diyah fi Al-Qawa’id Al-Fiqhiyyah. Cetakan kedua, 1426 H. Syaikh Dr. Sa’ad bin Nashir bin ‘Abdul ‘Aziz Asy-Syatsri. Penerbit Dar Kanuz Isybiliya.

About the author

Related Post

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

BIKER MUSLIM CIANJUR (BMC)

Kantor BMC
Jln. Prof. Moch. Yamiin No. 119 – Sayang- Cianjur Jawa Barat

CP. 0859 38 50000 4

RUMAH QUR’AN AMINAH

RUMAH QUR’AN AMINAH

Kp. Mananti RT/RW Desa. Margajaya Kec. Lemahsugih Majalengka

Akta Yayasan No. 1 14-8-2017 SK. Kemenkumham Nomor AHU-0012680.AH.01.04. Tahun 2017 NPWP 82.610.442.4-405.000

yayibnuunib@gmail.com HP. 0823 2140 9816

 

 

 

ALAMAT KANTOR YAYASAN

Kantor 1
Kp. Pasir Sarongge RT/RW. 03/08 Desa Ciputri Kec. Pacet Cianjur Jawa Barat

Kantor II
Perumahan Prima Anggrek al-Hidayah No. 21 RT/RW. 01/07 Desa Rancagoong Kec. Cilaku Cianjur Jawa Barat

CP. 0859 38 50000 4