SHALAT TAHIYYATUL MASJID ATAU MENDENGARKAN AZAN

Loading

SHALAT TAHIYYATUL MASJID ATAU MENDENGARKAN AZAN

           Endang Hermawan Unib

Jika seorang muslim masuk masjid dan mendapati muadzin sedangn mengumandangkan azan, maka disunnahkan menjawab azan dan menunggu sampai selesai, lalu mengerjakan shalat tahiyyatul Masjid, karena menggabungkan dua ibadah lebih utama dibandingkan memilih salah satunya, tapi jika hal itu terjadi pada hari jum’at, maka lakukan shalat tahiyyatul masjid tanpa menunggu muadzin selesai mengumandangankan azan, karena mendengarkan khutbah jum’at lebih utama dibandingkan menunggu azan selesai.

Syaikh Muhammad bin Shaleh al-Utsaimin rahimahullah menjelaskan,

ذكر أهل العلم أن الرجل إذا دخل المسجد وهو يسمع الأذان الثاني فإنه يصلي تحية المسجد ولا يشتغل بمتابعة المؤذن وإجابته , وذلك ليتفرغ لاستماع لأن استماعها واجب , وإجابة المؤذن سنة , والسنة لا تزاحم الواجب

“Para ulama menjelaskan bahwa jika ada orang yang masuk masjid ketika mendengarkan adzan Jumat, maka dianjurkan untuk segera tahiyatul masjid dan tidak menunggu menjawab adzan. Ini dilakukan agar dia bisa konsentrasi mendengarkan khutbah. Karena mendengarkan khutbah hukumnya wajib, sementara menjawab adzan hukumnya sunah. Dan amal sunah tidak bisa menggeser amal wajib.” (Majmu’ Fatawa Ibnu Utsaimin, no. 114)

 

Leave a Comment