Breaking News
AQIQAH DAN QURBAN DIGABUNGKAN BOLEHKAH ?
TUNTUNAN MENGURUS JENAZAH
Sikap Laki-laki Ketika Datang Wanita Menawarkan Diri
ADAB-ADAB HARI JUM’AT
ADAB TIDUR dan BERMIMPI
BOLEHKAH SEORANG MUSAFIR MENJADI IMAM DAN KHATIB ?
PILIHLAH TETANGGA SEBELUM RUMAH
RUMAH ADALAH SEKOLAH
18 CATATAN TENTANG SHALAT JAMA’ DAN QOSHOR
PERAN WANITA
RUKUN IMAN KEPADA ALLAH
7 CATATAN TENTANG DZIKIR BA’DA SHALAT
BACAAN ZIKIR BA’DA SHALAT
HUKUM MENCACI MAKI ALLAH, AGAMA, DAN RASUL-NYA
ANAKKU MENCURI !
5 MASALAH SEPUTAR SUJUD SAHWI
DOA MEMINTA PERLINDUNGAN DARI BALA YANG BERAT
MENGENAL AGAMA ISLAM DENGAN DALIL
FATWA MUI DAN ULAMA TENTANG NATAL
SUJUD SAHWI SEBELUM ATAU SESUDAH SALAM ?
SHALAT TAHIYYATUL MASJID ATAU MENDENGARKAN AZAN
SEBAB-SEBAB SUJUD SAHWI
TIDAK MENGKAFIRKAN ORANG KAFIR
NADZAR (Janji)
DZABH (MENYEMBELIH)
WASILAH YANG BENAR DAN YANG SALAH
ISTI’ADZAH
ISTIGHOTSAH
ISTI’ANAH (MEMINTA PERTOLONGAN)
PEMBATAL-PEMBATAL SHALAT
ADAB TERTAWA
HADITS SYUBUHAT
MENGENAL LEBIH DEKAT KITAB SAFINATUN NAJA
BIOGRAFI PENULIS  KITAB SAFINATUN NAJA
10 PEMBATAL KEISLAMAN (SYIRIK)
TAWAKKAL
MASA KECIL NABI MUHAMMAD DI BANI SA’AD
HARAP YANG TERPUJI DAN TERLARANG
BATASAN AURAT LAKI-LAKI
Isra’ dan Mi’raj
BATASAN AURAT WANITA
13 Amalan Penting Tentang Hujan
RABO WEKASAN, ADAKAH TUNTUNANNYA ?
HUJAN AIR YANG DIBERKAHI, HUJAN-HUJANAN YUUK..
KEDUDUKAN DUA KALIMAT SYAHADAT DALAM SYARIAT ISLAM
SYARAT-SYARAT KALIMAT TAUHID
MAKNA DUA KALIMAT SYAHADAT
KESYIRIKAN ZAMAN SEKARANG LEBIH PARAH DARI ZAMAN DAHULU
NASIHAT ULAMA DI BALIK MUSIBAH GEMPA
BEDA TAPI SAMA
KENAPA HANYA ALLAH YANG DISEMBAH ?
TUNTUNAN HAID, NIFAS DAN ISTIHADHOH
HUKUM SEPUTAR NAJIS
TAFSIR SURAT AN-NAAS
KAIDAH PERTAMA MEMAHAMI KESYIRIKAN
BAHAGIA ITU JIKA…
PERINTAH DAN LARANG YANG WAJIB DIKETAHUI
TAK ADA ARAH TUJUAN
BOLEHKAH MENGUSAP SEPATU (BUKAN DARI KULIT)  SAAT WUDHU ?
IBU DIMANA ?
BOLEHKAH BERSUCI DENGAN TISU ?
BELAJAR IMAN SEBELUM QUR’AN
BELAJAR ADAB DULU SEBELUM BELAJAR ILMU
JIKA  MANDI JUNUB TANPA WUDHU LALU SHALAT, BOLEHKAH ?
13 CATATAN PENTING BULAN MUHARRAM
APA YANG HARUS ANAK PERTAMA PELAJARI ?
PETUNJUK NABI DI FASE TAMYIZ
BOLEHKAH PUASA KAFFARAH TIDAK BERURUTAN ?
BERSIWAK
KAPAN PENDIDIKAN ANAK ITU DIMULAI ?
TIDAK BISA DIPISAHKAN
HARTAKU SURGAKU
11 CATATAN PENTING DALAM MENUNTUT ILMU
PERKATAAN DAN TINDAKAN YANG MENGHANTAR KEPADA KESYIRIKAN
TABLIGH AKBAR KEMERDEKAAN
AQIQAH DAN QURBAN DIGABUNGKAN BOLEHKAH ?
BELAJAR ADAB DULU BARU ILMU
10 Catatan Penting Tentang  Qurban
BAHAYA SYIRIK
ADA APA DENGAN BULAN DZUL HIJJAH
FAKTOR-FAKTOR PENGHALANG DALAM MENUNTUT ILMU
PANGGIL ANAK DENGAN JULUKAN SEBAGAI PENGHORMATAN
NASIHAT IMAM ASY SYAFII KEPADA PARA GURU
MENANTI SANG BUAH HATI
KETIKA AKU MENEMUKANNYA
WAJIB NIAT DI MALAM HARI UNTUK PUASA WAJIB
BERIKAN SEMUANYA IA HANYA MEMBERI SEPARUHNYA
PEMBAGIAN HUKUM AIR
PERAN RUMAH DALAM PENDIDIKAN
MULAILAH DENGAN TAUHID 2
SEBAB-SEBAB PENYIMPANGAN AQIDAH DAN CARA MENGATASINYA
MULAILAH DENGAN TAUHID, SEBELUM YANG LAINNYA 1
PILIH WAKTU YANG TEPAT UNTUK MENGARAHKAN
TIGA HAL YANG WAJIB DIKETAHUI Bag. I
BERIKAN SEMUANYA IA HANYA MEMBERI SEPARUHNYA
OPTIMALKAN WAKTUMU
DIMULAI DARI WANITA
MACAM-MACAM AIR
EMPAT HAL YANG WAJIB DIKETAHUI
Registrasi Member MBC
MUDIK
12 CATATAN PENTING TENTANG ZAKAT FITRAH
100 FAIDAH RAMDHAN BAGIAN 3
18  CATATAN PENTING TENTANG I’TIKAF
100 FAIDAH PUASA bagian 2
100 FAIDAH PUASA
DAURAH RAMADHAN PERDANA
MUSLIM BIKES CIANJUR SELENGGARAKAN KAJIAN, BUKA PUASA BERSAMA DAN TARAWIH
RAMADHAN DAN DO’A
DUA KEBAHAGIAAN BAGI ORANG YANG BERPUASA
MENELADANI ULAMA DALAM MEMBERI MAKANAN DI BULAN RAMADHAN
MEMBERI TAK PERNAH RUGI
MUSLIM BIKER CIANJUR ADAKAN TA’JIL ON THE ROAD
32 KESALAHAN-KESALAHAN ORANG YANG BERPUASA
ILMU DIDATANGI BUKAN MENDATANGI
12 CATATAN PENTING TENTANG TARAWIH
SIKAP LEMAH LEMBUT DALAM PENDIDIKAN ISLAM
10 HAL YANG DIMAAFKAN DALAM BERPUASA
MAKNA KEBAIKAN DAN KEBAHAGIAAN
28 CATATAN SINGKAT SEPUTAR RAMADHAN
RAMADHAN BULAN AL-QUR’AN
MENJALANKAN KOTAK AMAL SAAT KHOTIB SEDANG KHUTBAH JUM’AT
IMAM AHMAD BIN HANBAL
KISAH HARUN AR RASYID DENGAN GURU ANAKNYA
DIMULAI DARI WANITA
RAMADHAN BULAN AMPUNAN
TANGGUNG JAWAB SEORANG AYAH !
KATA MEREKA TENTANG GURU
ADAB-ADAB PUASA
HAL-HAL YANG TIDAK MEMBATALKAN PUASA
EFEK KESHALIHAN GURU PADA MURID
IJMA’ ULAMA, PEMBATAL PUASA
MUSLIM BIKER CIANJUR TOURING, NGAJI, DAN TADABBUR CIANJUR SELATAN DAN GARUT
TIDAK PUASA ATAU BUKA PUASA DI SIANG HARI TANPA ADA UDZUR SYAR’I
JADILAH GURU YANG MENGGUGAH DAN MERUBAH
BERI IA PUJIAN DAN PENGHARGAAN
Ortu Adalah Guru
BOLEHKAH MENCIUM PASANGAN SAAT PUASA ?
PUASA YANG TIDAK SEMPURNA
HUKUM PUASA WISHOL
BUKA PUASA TERBAIK DENGAN KURMA
SAHUR YANG DIBERKAHI
TERMASUK KEBAIKAN DALAM PUASA ADALAH MENYEGERAKAN WAKTU BERBUKA
HARUSKAH NIAT DI MALAM HARI UNTUK PUASA SUNNAH ?
WAJIB NIAT DI MALAM HARI UNTUK PUASA WAJIB
TAFSIR AL-FATIHAH AYAT 4
MENGAMALKAN BERITA MASUK BULAN RAMDAHAN DENGAN SATU ORANG SAKSI
APAKAH PENENTUAN RAMADHAN DENGAN HISAB ATAU RU’YAH
HUKUM PUASA DI HARI SYAK
BAGAIMANA SIFAT WANITA MUSLIMAH DALAM SURAT AT-TAHRIIM ?
LARANGAN MENDAHULUI RAMADHAN DENGAN PUASA
PILIHKAN UNTUKNYA GURU YANG SHALIH
MENGENAL LEBIH DEKAT IMAM ASY-SYAFI’I rahimahullah
NABI SAJA TAKUT DENGAN KESYIRIKAN BAGAIMANA DENGAN KITA ?
HUKUM TAYAMMUM UNTUK DUA KALI SHALAT
HUKUM MEMBACA SHODAQOLLAHUL ADHIM SETELAH MEMBACA AL-QUR’AN
KELAHIRAN DAN WAFATNYA NABI
ADA APA DENGAN BULAN SYA’BAN
INTISARI SURAT AL-KAHFI
MENDULANG HIKMAH DARI KISAH ASH-SHABUL KAHFI
CARA MANDI JUNUB
ADAB KEPADA SAHABAT NABI
TAFSIR SURAT AL-IKHLAS
BUAH KESABARAN UMMU SULAIM radhiallahu Anha
NASIHAT IMAM ABU HAMID AL GHAZALI RAHIMAHULLAH KEPADA ANAKNYA
HUKUM MERAYAKAN HARI ULANG TAHUN
HUKUM ORANG JUNUB
22 CATATAN TENTANG SHALAT
NASAB RASULULLAH SHALLALLAHU ‘ALAIHI WA SALLAM
INTISARI AYAT KURSI
BACALAH
ALIRAN YANG MENYIMPANG DALAM MEMAHAMI TAUHID RUBUBIYYAH
70.000 ORANG MASUK SURGA TANPA HISAB DAN ADZAB
CARA BERAGAMA YANG BENAR
8 MUTIARA HIKMAH HATIM AL A’SHAM RAHIMAHULLAH
TABLIGH AKBAR 2
ADAB MEMBACA AL-QUR’AN
MUSLIM BIKER CIANJUR (MBC)
SEMESTA BERTASBIH
HUKUM MENGUSAP KHUFF (Sepatu)
HUKUM BERSIWAK
AWALI DENGAN DO’A Bag. 1
UCAPAN YANG PALING DICINTAI ALLAH Bag. 1
ADAB TA’ZIYAH
ADAB ZIYARAH KUBUR
POTRET KEPEMIMPINAN DALAM AL-QUR’AN
PENGGALAN HIKMAH DARI KISAH KHADIJAH
ANAK PEREMPUAN BAGIAN DARI AYAHNYA
FASE TAMYIZ
BALIGH DALAM PANDANGAN ISLAM
KEUTAMAAN MENDIDIK ANAK PEREMPUAN
MENGAJAK ANAK KE MASJID
PRINSIP DASAR MELURUSKAN KESALAHAN
SEBAB-SEBAB KENAKALAN ANAK
PILIH WAKTU YANG TEPAT UNTUK MENGARAHKAN
KEMANA-MANA MEMBAWA BUKU
METODE PENDIDIKAN ANAK DALAM AL-QUR’AN
TAFSIR AL FATIHAH AYAT 5
Syaikh Ali Thanthawi rahimahullah
WARISAN TERBAIK
MAKNA SYAHADAT
MACAM-MACAM TAUHID
CADAR DALAM KACAMATA NAHDATUL ULAMA
RISALAH CINTA UNTUK PUTRI TERCINTA
RIHLAH ULAMA DALAM MENUNTUT ILMU
SEJARAH PERKEMBANGAN TAFSIR
KEUTAMAAN TAUHID 4
KAPAN DISYARI’ATKAN MEMBACA BASMALAH ?
MENGENAL LEBIH DEKAT IMAM NAWAWI AL-BANTANY
KEUTAMAAN TAUHID  3
KEUTAMAAN TAUHID 2
KEUTAMAAN TAUHID 1
HAK ALLAH DAN HAK HAMBA
DEMI MENUNTUT ILMU, IA TINGGALKAN ISTRI DALAM KEADAAN HAMIL
HUKUM AIR KENCING ORANG DEWASA
📚📚📚 TUGAS NABI DAN RASUL📚
SIKAP KEPADA ALLAH DAN ORANG TUA
TUJUAN HIDUP
TAFSIR AL FATIHAH AYAT 7
TAFSIR AL FATIHAH AYAT 6
TAFSIR ALHAMDULILLAH
AR-RAHMAN DAN AR RAHIM
ADAB MAKAN
IBNU JAUZI rahimahullah DAN MASA MUDA
ATHO BIN ABI RABAH
DAKWAH JAHRIYAH (TERANG-TERANGAN)
AWALI DENGAN DO’A Bag. 2
SIKAP TAWADHU ULAMA
TUJUAN PENDIDIKAN
DAMPAK WUDHU PADA HARI KIAMAT
MENDAHULUKAN YANG KANAN
CARA MEMBERSIHKAN JILATAN ANJING
CATATAN HAMDALAH Bag. 2
CATATAN ALHAMDULILLAH Bag. 1
JANGAN SALAH MEMILIH TEMAN
📚 PENGARUH TEMAN 📚
LARANGAN KENCING DI AIR YANG TIDAK MENGALIR
ISTINSYAQ (Menghirup Air)
ANCAMAN BAGI YANG TIDAK MENCUCI KAKI DENGAN SEMPURNA
KAPAN DISYARI’ATKAN MEMBACA BASMALAH ?
KAPAN IZTIADZAH DIBACA ?
HUKUM ISTIADZAH ATAU TA’AWWUD
ADAB MAKAN
ADAB BERSIN
ADAB BERPUASA
ADAB BEROLAH RAGA
ADAB TIDUR dan BERMIMPI
ADAB BERTAMU
ADAB BERMAJLIS
ADAB PENGHAFAL AL-QUR’AN
ADAB SEORANG PELAJAR
ADAB KEPADA ORANG TUA
ADAB KEPADA NABI MUHAMMAD Shalallahu Alaihi Wa Sallam
ADAB KEPADA ALLAH Ta’ala
HUKUM AIR KENCING BAYI
ADA APA DENGAN BULAN RAJAB ?
ORANG BERIMAN TIDAK MEMPERSEKUTUKAN ALLAH
ORANG BERIMAN TIDAK MEMPERSEKUTUKAN ALLAH
Muslim Yang Kuat
Tabligh Akbar – Rumahku Surgaku
Kajian Islam Ilmiyah
Pilihkan Untuknya Guru Yang Shalih
Pintar Dunia, Tapi …
Kiat Sukses Mendidik Anak
Nasihat Malam
Mengamalkan Ilmu
Pengaruh Teman
Hukuman Dalam Pendidikan Islam
Sabar Dan Menahan Emosi
Antara Uang dan Anak
Jangan Tertipu
Dampak Hasad
Antara Keinginan Dunia Atau Akhirat
Sikap Lemah Lembut
Sibuk Dengan Kekurangan Diri Sendiri
Tawadhu Seorang Guru
Sifat Pendidik Yang Sukses
Teh Hijau CKS
Paket Umroh Bersama CKS
Jangan Bosan Melatih Anak
Dahsyatnya Peran Ibu Pada Anak
Cacian Yang Berujung Pujian
Dampak Keshalihan Ulama dan Umara
Menanamkan Kejujuran dan Tidak Suka Berbohong
MENGENAL LEBIH DEKAT ABU HURAIRAH
MAKNA BULAN SHAFAR
Asas -Asas Pendidikan
AJAK IA BERMAIN
Membaca Bagian Dari Pendidikan
TAHAPAN PENDIDIKAN ANAK DALAM ISLAM – FASE HADHONAH – Memperhatikan Penampilan dan Potongan Rambut
ADA APA DENGAN BULAN MUHARRAM
Kisah Pendidikan Islam – IBNU JAUZI rahimahullah DAN MASA MUDA
TAHAPAN PENDIDIKAN ANAK DALAM ISLAM – CARA NABI MENDIDIK ANAK PADA USIA HADHONAH
KEGEMARAN IBNU TAIMIYAH DALAM MENELA’AH
KEUTAMAAN HARI ARAFAH
TAHAPAN PENDIDIKAN ANAK DALAM ISLAM – FASE HADHANAH (PENGASUHAN)
Kisah Pendidikan Islam – RIHLAH ULAMA DALAM MENUNTUT ILMU
TAHAPAN PENDIDIKAN ANAK DALAM ISLAM – FASE HADHANAH (PENGASUHAN)
BELAJAR MENGAJAR DAN METODE PEMBELAJARAN
FIQHUL JUM’AH – MAKNA JUM’AT
Petunjuk Ibnu Qoyyim Rahimahullah Ta’ala dalam Mengurus Anak di Fase Radha’ah agar Tumbuh dengan Baik
Tahapan Pendidikan Anak dalam Islam – Penyapihan dalam Islam
Kisah Pendidikan Islam – SKALA PRIORITAS DALAM MENUNTUT ILMU
FIQHUL JUM’AH – KAPAN HARI KIAMAT TERJADI ?
Al-Imam adz-Dzahabi Rahimahullah
FIQHUL JUM’AH – Jual Beli di Hari Jum’at, Bolehkah?
KATA-KATA YANG MENGGUGAH DAN MERUBAH
TAHAPAN PENDIDIKAN ANAK DALAM ISLAM – FASE RADHA’AH – PETUNJUK NABI DALAM MENYUSUI
Jangan Berhenti Menasehati
KAPAN WAKTU MUSTAJAB DI HARI JUMAT ITU TERJADI  ?
Tahapan Pendidikan Anak Dalam Islam – Hari Ketujuh Dari Kelahiran – AQIQAH
Tahapan Pendidikan Anak Dalam Islam – Fase Kelahiran (Memberi Nama) [13-15]
Tahapan Pendidikan Anak Dalam Islam – Fase Kelahiran (Memberi Nama) [10-12]
Tahapan Pendidikan Anak Dalam Islam – Fase Kelahiran (Memberi Nama) [7-9]
Tahapan Pendidikan Anak Dalam Islam – Fase Kelahiran (Memberi Nama) [4-6]
Tahapan Pendidikan Anak Dalam Islam – Fase Kelahiran (Memberi Nama)
Tahapan Pendidikan Anak Dalam Islam – Fase Kelahiran (Mencukur)
Tahapan Pendidikan Anak Dalam Islam “Fase Kelahiran”
Komentar Ulama Tentang Pendidikan Anak [4]
Komentar Ulama Tentang Pendidikan Anak [3]
Komentar Ulama Tentang Pendidikan Anak [2]
Komentar Ulama Tentang Pendidikan Anak [1]
Proses Melahirkan [2]
Proses Melahirkan [1]
Do’a dan Dzikir Ibu Hamil [5]
Do’a dan Dzikir Ibu Hamil [4]
Do’a dan Dzikir Ibu Hamil [3]
Do’a dan Dzikir Ibu Hamil [2]
Do’a dan Dzikir Ibu Hamil [1]
Pendidikan Anak Pada Usia Kandungan [2]
Pendidikan Anak Pada Usia Kandungan [1]
Perhatian Islam Pada Janin [2]
PERHATIAN ISLAM PADA JANIN
Mintalah Kepada Allah [3]
Mintalah Kepada Allah [2]
Mintalah Kepada Allah [1]
Adab Jima’ [2]
Adab Jima’
Apa Yang Anda Pilih ? [3]
Apa Yang Anda Pilih ? [2]
Apa Yang Anda Pilih ? [1]
Kapan Pendidikan Anak Itu di Mulai ?
Dampak Keshalihan Guru Pada Anak [4]
Dampak Keshalihan Guru Pada Anak [3]
Dampak Keshalehan Guru Pada Anak [2]
Dampak Keshalehan Guru Pada Anak [1]
Dampak Kesholehan Orang Tua Pada Anak [3]
Dampak Keshalehan Orang Tua Pada Anak [2]
Dampak Keshalehan Orang Tua Pada Anak [1]
PERAN AYAH DALAM PENDIDIKAN ANAK [4]
PERAN AYAH DALAM PENDIDIKAN ANAK [3]
PERAN AYAH DALAM PENDIDIKAN ANAK [2]
PERAN IBU DALAM PENDIDIKAN ANAK [6]
PERAN IBU DALAM PENDIDIKAN ANAK [5]
PERAN IBU DALAM PENDIDIKAN ANAK [4]
PERAN IBU DALAM PENDIDIKAN ANAK [3]
PERAN IBU DALAM PENDIDIKAN ANAK [2]
PERAN RUMAH DALAM PENDIDIKAN [2]
ORANG TUA ADALAH GURU PERTAMA [3]
ORANG TUA ADALAH GURU PERTAMA [2]
ORANG TUA ADALAH GURU PERTAMA [1]
Petunjuk Ibnu Qoyyim Rahimahullah Ta’ala dalam Mengurus Anak di Fase Radha’ah agar Tumbuh dengan Baik [4]
Petunjuk Ibnu Qoyyim Rahimahullah Ta’ala dalam Mengurus Anak di Fase Radha’ah agar Tumbuh dengan Baik [3]
Petunjuk Ibnu Qoyyim Rahimahullah Ta’ala dalam Mengurus Anak di Fase Radha’ah agar Tumbuh dengan Baik [2]
Petunjuk Ibnu Qoyyim Rahimahullah Ta’ala dalam Mengurus Anak di Fase Radha’ah agar Tumbuh dengan Baik [1]
Bagaimana Cara Nabi Mempengaruhi Akal Anak [5]
Bagaimana Cara Nabi Mempengaruhi Akal Anak [4]
BICARA SESUAI KADAR AKAL ANAK
Cara Nabi Mempengaruhi Akal Anak Dengan Dialog
DAMPAK KISAH PADA AKAN ANAK
Konsep Pendidikan Terbaik
KAJIAN PENDIDIKAN ISLAM
TAHAPAN PENDIDIKAN ANAK DALAM ISLAM – FASE RADHA’AH – PETUNJUK NABI DALAM MENYUSUI

A. URGENSI MENYUSUI BAYI

 وَأَوْحَيْنَا إِلَى أُمِّ مُوسَى أَنْ أَرْضِعِيهِ فَإِذَا خِفْتِ عَلَيْهِ فَأَلْقِيهِ فِي الْيَمِّ وَلا تَخَافِي وَلا تَحْزَنِي إِنَّا رَادُّوهُ إِلَيْكِ وَجَاعِلُوهُ مِنَ الْمُرْسَلِينَ

 Dan Kami ilhamkan kepada ibu Musa, “Susuilah dia (Musa), dan apabila engkau khawatir terhadapnya maka hanyutkanlah dia ke sungai (Nil). Dan janganlah engkau khawatir dan jangan (pula) bersedih hati, sesungguhnya Kami akan mengembalikannya kepadamu, dan menjadikannya (salah seorang) rasul. (QS. Al-Qoshosh : 7).

Allah mengisahkan dalam banyak ayat tentang Nabi Musa Alaihis salam, salah satunya dalam Surat al-Qoshosh dimana pada saat itu Firaun sedang berkuasa. Dia menindas orang-orang orang-orang Bani Israil. Firaun menyembelih anak laki-laki dan membiarkan hidup anak permpuan. Penyebab kebijakan Fir’aun yang sangat biadab tersebut adalah karena Bani Israil senantiasa mempeajari ajaran yang turun temurun, bermula dari kakek mereka, yaitu Ibrahim Alaihis Sala. Dari ajaran tersebut muncul sebuah keyakinan yang tersebar di antara mereka bahwasanya akan lahirr seorang pemuda yang akan menghancurkan Mesir melalui tangannya

Diantara tindakan yang dilakukan oleh Fir’aun untuk mencegah lahirnya sang bayi yang akan menghancurkan singgasana kerajaannya adalah, dia mengutus beberapa orang dan kabilah untuk mencari wanita-wanita yang sedang hamil dan mendata waktu melahirkannya, sehingga tidak ada seorang wanita pun yang melahirkan anak laki-laki melainkan akan dibunuh oleh orang-orang terlaknat tersebut.

Ketika para pasukan Fir’aun sampai ke rumah ibunda Musa. Allah mengilhamkan kepadanya untuk menghanyutkan anak laki-lakinya dengan cara meletakkannya dipeti, lalu mengikatnya dengan tali, baru kemudia dia mengayutkannya. Hingga akhirnya anak itu melewati istana Fir’aun.

Perhatikan firman Allah diatas, sebelum Ibunda Musa diperintakan untuk melemparkan anaknya, terlebih dahulu diperintahkan untuk menyusui anaknya. Disinilah pelajaran yang sangat berharga untuk kita ambil. Walaupun dalam kondisi darurat, genting, mencekam dan menakutkan. Tetap saja Allah memerintakan kepad ibunda Musa untuk menyusui anaknya. Hal ini menunjukan betapa pentingnya menyusui anak walaupun dalam kondisi darurat.

Tapi sungguh sangat disayangkan, di zaman modern ini, betapa banyak ibu-ibu yang meninggalkan pekerjaan (menyusui) anaknya demi meraih jenjang karir atau gengi yang tinggi. Semoga para ibunda kembali ke asalnya, berada dirumah dan mendidik generasi peradaban islam di masa yang akan datang. Aamiin

 

B. PENGERTIAN MENYUSUI

Penyusuan adalah tindakan bayi menyesap air susu dari puting seorang perempuan pada masa menyususi. Mengingat pada awal kehidupannya sang bayi tidak mampu mengambil makanan, tidak ada kemampuan yang dimilikinya untuk mengonsumsi kecuali dengan jalan menyesap.

Mengingat betapa pentingnya menyusui dalam islam, Allah menyebutkan durasi waktu menyesui dan menyapihnya dalam al-Qur’an. Hal ini agar menjadi perhatian bagi setiap orang tua untuk memberikan perhatian lebih dan tidak melalaikannya.

Oleh karena itu ketika seorang laki-laki dan wanita terikat dalam tali pernikahan dan bersatu dalam hubungan rumah tangga, keduanya diberi tanggung jawab untuk menyusun batu bata yang baik dalam membangun masyarakat yang saleh. Islam menggariskan hak dan kewajiban bagi masing-masing suami dan istri. Suami wajib mencari dan memberi nafkah. Sementara istri wajib menyusui banyinya yang membutuhkan sentuhan di dadanya, agar bayi menemukan kebahagiaan, ketenteraman dan gizi yang cukup dari ASI ibunya yang disertai dengan kasih sayang.

Allah yang menyiapkan laboratorium penghasil asi ini di dada sang ibu bayi, baik bersetatus miskin ataupun kaya. Ini semua untuk menjaga pertumbuhan si jabang bayi dan makhluk baru di alam yang asing ini.

Allah Maha Mengetahui kondisi kebutuhan manusia terutama sang bayi, masa menysui adalah fase yang paling ideal dari berbagai macam sisi, khususnya dari sisi kesehatan dan kejiwaan anak. Ketika seorang ibu menyusui anaknya langsung dari puting susunya, sang anak bukan sekedar mendapatkan ASI saja, lebih dari itu anak juga sedang mengonsumsi kasih sayang, kenyamanan, dan ruhiyah yang dimiliki ibunya. Para ulama mengatakan awal kali sang bayi mengenal ibunya adalah ketika pertama kali menyusu kepadanya.

Penelitian medis dewasa ini membuktikan bahwa rentan waktu dua tahun ini sangat penting bagi pertumbuhan anak secara baik dari dua sisi, fisik dan kejiwaan. Diantara dalil yang menunjukan perhatian syari’at islam terhadap asupan bayi adalah diberikannya hak berbuka pada buan Ramadhan bagi ibu menyusui, sebagimana islam mewajibkannya untuk mengonsumsi makanan yang berpotensi memperbanyak ASI, ASI yang emnjaga kehidupan banyi dan menjadi sarana tumbuh kembangnya.

Ingatlah! Dzat yang menciptakann lebih mengetahui apa yang menyenangkan dan apa yang membahayakan bagi bayi, dan apa yang membahagiakan dan menyusahkannya.

 

C. LAMA MENYUSUI BAYI ?

وَالْوَالِدَاتُ يُرْضِعْنَ أَوْلَادَهُنَّ حَوْلَيْنِ كَامِلَيْنِ ۖ لِمَنْ أَرَادَ أَنْ يُتِمَّ الرَّضَاعَةَ – البقرة : 233

Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyusui secara sempurna. (QS. Al-Baqarah : 233).

ﻭَﻭَﺻَّﻴْﻨَﺎ ﺍﻹﻧْﺴَﺎﻥَ ﺑِﻮَﺍﻟِﺪَﻳْﻪِ ﺣَﻤَﻠَﺘْﻪُ ﺃُﻣُّﻪُ ﻭَﻫْﻨًﺎ ﻋَﻠَﻰ ﻭَﻫْﻦٍ ﻭَﻓِﺼَﺎﻟُﻪُ ﻓِﻲ ﻋَﺎﻣَﻴْﻦِ – لقمان :15 

Dan Kami perintahkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam usia dua tahun. (QS. Luqman : 15)

وَصَّيْنَا الإنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ إِحْسَانًا حَمَلَتْهُ أُمُّهُ كُرْهًا وَوَضَعَتْهُ كُرْهًا وَحَمْلُهُ وَفِصَالُهُ ثَلاثُونَ شَهْرًا  – الأحقاف : 15

Dan Kami perintahkan kepada manusia agar berbuat baik kepada kedua orang tuanya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Masa mengandung sampai menyapihnya selama tiga puluh bulan. (QS. Al-Ahqaf : 15)

Asy-Syaukani rahimahullah berkata terkait firman Allah يُرْضِعْنَ (menyusui), “Ada yang berpendapat bahwa kata ini berkedudukan khabar (berita) yang bermakna perintah, untuk menunjukkan (penegasan) terwujudnya substansinya. Sedangkan firman Allah حَوْلَيْن كَامِلَيْنِ (dua tahun penuh) menunjukan bahwa jangka waktu yang ditentukan bersifat pasti, bukan kira-kira. Dan firman Allah لِمَنْ أَرَادَ أَن يُتِمَّ الرَّضَاعَةَ (bagi yang ingin menyususi secara sempurna), menunjukan bahwa menyusui selam dua tahun bukan kewajiban, melainkan kesempurnaan, boleh mencukupkan diri dengan jangka waktu di bawah dua tahun. (Fathul Qadiir, al-Baqarah ayat 223).

Ibnu Katsir rahimahullah mengambil kesimpulan dari tafsir surat al-Ahqaf 46:15, Surat Luqman 31 ayat 15 dan Surat al-Baqarah 2 ayat 223, bahwa batas minimal kehamilan adalah enam bulan. Ini adalah kesimpulan yang kuat dan shahih, sesuai dengan pendapat Utsman ibn Affan dan sejumlah sahabat lainnya Ridhwanullah Ajmaiin.

Ibnu Hatim rahimahullah berkata meriwayatkan dari Ibnu Abbas radhiallahu anhuma,”Apabila ia seorang wanita melairkan pada usia kandungan Sembilan bulan, maka cukup baginya menyusui selama dua puluh satu bulan. Namun jika ia melahirkan pada usia kandungan enam bulan, maka ia menyusui selama dua tahun penuh.” Sebab Allah berfirman, masa mengandung sampai menyusui selama tiga puluh bulan.” (Tafsir Abi Tahim dan Tafsir Ibnu Katsir).

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِنَّكُمْ سَتَحْرِصُونَ عَلَى الْإِمَارَةِ وَسَتَكُونُ نَدَامَةً يَوْمَ الْقِيَامَةِ فَنِعْمَ الْمُرْضِعَةُ وَبِئْسَتِ الْفَاطِمَةُ

Kalian selalu berambisi untuk menjadi penguasa, padahal akan membuat kalian menyesal pada hari Kiamat kelak. Sungguh hal itu (ibarat) sebaik-baik susuan dan sejelek-jelek penyapihan. (HR al-Bukhâri, 7148, dari Abu Hurairah).

Tentang penjelasan hadits ini, sebagian para ulama berkata, Maksud kandungan hadits di atas adalah bahwa seorang ibu yang tidak menyempurnakan masa menyusui anaknya dengan cara menyapihnya terlalu dini, maka si anak tersebut akan tumbuh dan berkembang menjadi seorang yang memiliki kecenderungan senang kekuasaan. (Tarbiyah al-Banaat fii al-Islam, 89)

Jadi, benar adanya bahwa sejelek-jeleknya wanita adalah yang menyapihh anaknya terlalu dini. Karena hal ini membuat si anak memiliki akhlak yang tidak baik seperti ini, yaitu suka kekuasaan dan ambisius. Dan sebaik-baiknya wanita adalah yang menyempurnakan masa menyusui anaknya, yaitu dua tahun penuh. Karena hal ini bisa menjauhkan si anak dari akhlak dan perilaku yang tidak baik.

Kemudia pada masa modern ini, berbagai hasil penelitian yang dilakukan oleh para ilmuan barat dalam hal ini mendukung kenyataan di atas. Sebagian mereka mengatakan diantara dampak pengaruh menyapih anak terlalu dini adalah kenakalan di masa remaja. Hal ini terjadi karena wanita di barat rata-rata mendahulukan karir dibandingkan mengusui anaknya. Wallahu A’lam

Umar ibn Khaththab radhiallahu anhu pada masa permulaan kekhilafahanya, ia memberikan bantuan dan santuan apapun dari Baitul Mal untuk kemaslahatan bayi yang baru lahir sampai masa penyapihannya. Namun setelah itu Umar merubah keputusannya, dan menetapkan santunan untuk setiap anak yang baru lahir. Perubahan keputusan tersebut sebenarnya hanya karena persoalan yang sederhana, namun Umar melihat bahwa itu bisa menjadi perkara yang sangat berbahaya bila diabaikan.

Suatu malam Umar mendengar tangisan seorang bayi. Maka Umar berkata kepada ibunya, “Susuilah dia”. Ibu si anak- yang tidak menyadari bahwa yang menyuruhnya adalah Umar-menjawab, “Amirul Mukmini (Umar) tidak memberikan santunan untuk bayi yang baru lahir sampai masa penyapihan. Karena itu saya paksa untuk menyapihnya.” Umar berkata dalam hatinya, “Aku hampir saja membunuh anak ini.” Setelah itu ia berkata, “Susuilah dia, nanti Amirul Mukmini pasti akan memberikan santunan untuknya.”

Sesudah itu Umar menetapkan santunan untuk setiap bayi yang baru lahir, semoga Allah merahmati Umar, sesungguhnya dia adalah seorang yang sangat takut kepada Allah dan tunduk terhadap batasan-batasan-Nya. Akhirnya, Umar keluar dari rumah wanita itu dengan dada  yang lapang dan hati yang lega. (Athfalu al-Muslimin Kaifa Rabbahum an Nabiyu al-Amin, 68).

 

D. MANFAAT DAN MU’JIZAT ASI

Seorang bayi terbentuk dari makanan yang dimakan ibunya ketika dia masih berbentuk janin. Setelah dilahirkan, si bayi melanjutkannya dengan minum ASI. Oleh karena itu ASI merupakan ransum lanjutan untuk membentuknya. Inilah penyebab terkuat dilanjutkannya minum ASI. Ada banyak sekali hikmah di balik aktivitas menyusui ini yang disebutkan oleh para dokter, antara lain:

  1. Banyi meminum ASI yang sangat bersih dan higenis.
  2. Tidak dingin
  3. Selalu ada setiap saat
  4. Tidak rusak karena disimpan.
  5. Sesuai dengan labung si bayi.
  6. Memenuhi segala kebutuhan gizi bayi.
  7. Membentuk system imun bagi bayi dalam melawan kuman penyakit.
  8. Minum susu langsung dari payudara ibu mencegah obesitas pada ibu dan anak.
  9. Minum susu langsung dari payudara ibu menimbulkan kasih-sayang dan memperkuat ikatan antara ibu dengan anaknya.

 

Wahai para ibu, ketahuilah jika aktivitas menyusui disertai dengan niat yang baik dan mengharap ridha Allah, tentu akan memberikan hasil yang optimal dengan seizing Allah. Oleh karena itu, diriwayatkan bahwa Amr ibn Abdullah berkata kepada istrinya yang sedang menyusui bayinya, “Janganlah engkau menyusui bayimu seperti hewan menyusui anaknya. Hewan pun menyusui anaknya karena kasih sayang. Akan tetapi, susuilah bayimu dengan niat mengharap ridha Allah dan agar dengan air susumu ini hiduplah serang makhluk yang esakan Allah dan beribadah hanya kepadanya. (al-Mawardi, Nasihatul Muluk, hal. 166).

 

Adapun manfaat menyusui untuk bayi adalah ;

  1. Membantu mencegah konstipasi. ASI sangat mudah dicerna oleh tubuh bayi dan membantu mencegah pup yang keras akibat kekurangan cairan pada tubuh bayi.
  2. Mengurangi resiko kegemukan dan diabetes. ASI dapat mengurangi resiko anak mengalami kegemukan atau obesitas serta diabetes tipe 2 di kemudian hari.
  3. Mengurangi resiko berbagai infeksi. Manfaat menyusui lainnya adalah mengurangi resiko bayi terkena berbagai infeksi, misalnya infeksi pada kuping, pernafasan, dan pencernaan.
  4. Membantu mencegah alergi dan asma. Daya tahan tubuh bayi yang diciptakan oleh ASI membantu mencegah alergi dan asma.
  5. Membantu mencegah SIDS. Kematian mendadak pada bayi atau Sudden Infant Death Syndrome (SIDS) kadang terjadi pada bayi berusia di bawah 1 tahun. Pemberian ASI secara eksklusif dapat membantu mencegah terjadinya SIDS. Artikel terkait : Waspadai Kematian Mendadak Pada Bayi (SIDS).
  6. Membantu mencegah kerusakan gigi. ASI lebih baik dari susu formula yang pada umumnya mengandung gula, sehingga membantu mencegah kerusakan gigi.
  7. Bayi lebih cerdas. Menurut penelitian, bayi yang meminum ASI secara rutin selama minimal 6 bulan pada umumnya lebih cerdas karena memiliki perkembangan otak yang baik

Manfaat bagi ibu dan keluarga :

  1. Menciptakan kedekatan dan ikatan antara ibu dan bayi. Menyusui bayi akan meningkatkan kedekatan ibu dan bayi, terutama bila dilakukan dengan skin to skin contact. Metode ini umumnya diterapkan pada bayi yang baru lahir, di mana kulit bayi dan ibu disengaja bersentuhan secara langsung supaya ikatan emosional tersebut tercipta.
  2. Membantu rahim kembali ke ukuran normal. Secara alami pemberian ASI membantu mengembalikan kondisi hormon ibu ke kondisi awal, sehingga mempercepat rahim kembali ke ukuran normal setelah melahirkan.
  3. Membantu tubuh mengontrol pendarahan. Masih berkaitan dengan hormon, manfaat menyusui lainnya adalah membantu tubuh ibu dalam mengontrol pendarahan setelah melahirkan.
  4. Mengurangi resiko kanker payudara dan rahim. Pemberian ASI dapat mencegah resiko ibu terkena kanker payudara dan kanker rahim di kemudian hari.
  5. Membantu diet setelah melahirkan. Selain mengembalikan kondisi hormon ibu, menyusui akan menghabiskan kalori yang cukup banyak, sehingga membantu diet ibu setelah melahirkan.
  6. Mengurangi biaya pembelian susu formula. Dari sisi ekonomis, ASI tidak membutuhkan biaya dan dapat membantu penghematan keuangan keluarga dengan manfaat yang besar.
  7. Hemat waktu

Abu Rufaydah Endang Hermawan, Lc. S. Pd. I

Di sadur dari berbagai sumber.

About the author

Related Post

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

BIKER MUSLIM CIANJUR (BMC)

Kantor BMC
Jln. Prof. Moch. Yamiin No. 119 – Sayang- Cianjur Jawa Barat

CP. 0859 38 50000 4

RUMAH QUR’AN AMINAH

RUMAH QUR’AN AMINAH

Kp. Mananti RT/RW Desa. Margajaya Kec. Lemahsugih Majalengka

Akta Yayasan No. 1 14-8-2017 SK. Kemenkumham Nomor AHU-0012680.AH.01.04. Tahun 2017 NPWP 82.610.442.4-405.000

yayibnuunib@gmail.com HP. 0823 2140 9816

 

 

 

ALAMAT KANTOR YAYASAN

Kantor 1
Kp. Pasir Sarongge RT/RW. 03/08 Desa Ciputri Kec. Pacet Cianjur Jawa Barat

Kantor II
Perumahan Prima Anggrek al-Hidayah No. 21 RT/RW. 01/07 Desa Rancagoong Kec. Cilaku Cianjur Jawa Barat

CP. 0859 38 50000 4