Breaking News
Sikap Laki-laki Ketika Datang Wanita Menawarkan Diri
ADAB-ADAB HARI JUM’AT
ADAB TIDUR dan BERMIMPI
BOLEHKAH SEORANG MUSAFIR MENJADI IMAM DAN KHATIB ?
PILIHLAH TETANGGA SEBELUM RUMAH
RUMAH ADALAH SEKOLAH
18 CATATAN TENTANG SHALAT JAMA’ DAN QOSHOR
PERAN WANITA
RUKUN IMAN KEPADA ALLAH
7 CATATAN TENTANG DZIKIR BA’DA SHALAT
BACAAN ZIKIR BA’DA SHALAT
HUKUM MENCACI MAKI ALLAH, AGAMA, DAN RASUL-NYA
ANAKKU MENCURI !
5 MASALAH SEPUTAR SUJUD SAHWI
DOA MEMINTA PERLINDUNGAN DARI BALA YANG BERAT
MENGENAL AGAMA ISLAM DENGAN DALIL
FATWA MUI DAN ULAMA TENTANG NATAL
SUJUD SAHWI SEBELUM ATAU SESUDAH SALAM ?
SHALAT TAHIYYATUL MASJID ATAU MENDENGARKAN AZAN
SEBAB-SEBAB SUJUD SAHWI
TIDAK MENGKAFIRKAN ORANG KAFIR
NADZAR (Janji)
DZABH (MENYEMBELIH)
WASILAH YANG BENAR DAN YANG SALAH
ISTI’ADZAH
ISTIGHOTSAH
ISTI’ANAH (MEMINTA PERTOLONGAN)
PEMBATAL-PEMBATAL SHALAT
ADAB TERTAWA
HADITS SYUBUHAT
MENGENAL LEBIH DEKAT KITAB SAFINATUN NAJA
BIOGRAFI PENULIS  KITAB SAFINATUN NAJA
10 PEMBATAL KEISLAMAN (SYIRIK)
TAWAKKAL
MASA KECIL NABI MUHAMMAD DI BANI SA’AD
HARAP YANG TERPUJI DAN TERLARANG
BATASAN AURAT LAKI-LAKI
Isra’ dan Mi’raj
BATASAN AURAT WANITA
13 Amalan Penting Tentang Hujan
RABO WEKASAN, ADAKAH TUNTUNANNYA ?
HUJAN AIR YANG DIBERKAHI, HUJAN-HUJANAN YUUK..
KEDUDUKAN DUA KALIMAT SYAHADAT DALAM SYARIAT ISLAM
SYARAT-SYARAT KALIMAT TAUHID
MAKNA DUA KALIMAT SYAHADAT
KESYIRIKAN ZAMAN SEKARANG LEBIH PARAH DARI ZAMAN DAHULU
NASIHAT ULAMA DI BALIK MUSIBAH GEMPA
BEDA TAPI SAMA
KENAPA HANYA ALLAH YANG DISEMBAH ?
TUNTUNAN HAID, NIFAS DAN ISTIHADHOH
HUKUM SEPUTAR NAJIS
TAFSIR SURAT AN-NAAS
KAIDAH PERTAMA MEMAHAMI KESYIRIKAN
BAHAGIA ITU JIKA…
PERINTAH DAN LARANG YANG WAJIB DIKETAHUI
TAK ADA ARAH TUJUAN
BOLEHKAH MENGUSAP SEPATU (BUKAN DARI KULIT)  SAAT WUDHU ?
IBU DIMANA ?
BOLEHKAH BERSUCI DENGAN TISU ?
BELAJAR IMAN SEBELUM QUR’AN
BELAJAR ADAB DULU SEBELUM BELAJAR ILMU
JIKA  MANDI JUNUB TANPA WUDHU LALU SHALAT, BOLEHKAH ?
13 CATATAN PENTING BULAN MUHARRAM
APA YANG HARUS ANAK PERTAMA PELAJARI ?
PETUNJUK NABI DI FASE TAMYIZ
BOLEHKAH PUASA KAFFARAH TIDAK BERURUTAN ?
BERSIWAK
KAPAN PENDIDIKAN ANAK ITU DIMULAI ?
TIDAK BISA DIPISAHKAN
HARTAKU SURGAKU
11 CATATAN PENTING DALAM MENUNTUT ILMU
PERKATAAN DAN TINDAKAN YANG MENGHANTAR KEPADA KESYIRIKAN
TABLIGH AKBAR KEMERDEKAAN
AQIQAH DAN QURBAN DIGABUNGKAN BOLEHKAH ?
BELAJAR ADAB DULU BARU ILMU
10 Catatan Penting Tentang  Qurban
BAHAYA SYIRIK
ADA APA DENGAN BULAN DZUL HIJJAH
FAKTOR-FAKTOR PENGHALANG DALAM MENUNTUT ILMU
PANGGIL ANAK DENGAN JULUKAN SEBAGAI PENGHORMATAN
NASIHAT IMAM ASY SYAFII KEPADA PARA GURU
MENANTI SANG BUAH HATI
KETIKA AKU MENEMUKANNYA
WAJIB NIAT DI MALAM HARI UNTUK PUASA WAJIB
BERIKAN SEMUANYA IA HANYA MEMBERI SEPARUHNYA
PEMBAGIAN HUKUM AIR
PERAN RUMAH DALAM PENDIDIKAN
MULAILAH DENGAN TAUHID 2
SEBAB-SEBAB PENYIMPANGAN AQIDAH DAN CARA MENGATASINYA
MULAILAH DENGAN TAUHID, SEBELUM YANG LAINNYA 1
PILIH WAKTU YANG TEPAT UNTUK MENGARAHKAN
TIGA HAL YANG WAJIB DIKETAHUI Bag. I
BERIKAN SEMUANYA IA HANYA MEMBERI SEPARUHNYA
OPTIMALKAN WAKTUMU
DIMULAI DARI WANITA
MACAM-MACAM AIR
EMPAT HAL YANG WAJIB DIKETAHUI
Registrasi Member MBC
MUDIK
12 CATATAN PENTING TENTANG ZAKAT FITRAH
100 FAIDAH RAMDHAN BAGIAN 3
18  CATATAN PENTING TENTANG I’TIKAF
100 FAIDAH PUASA bagian 2
100 FAIDAH PUASA
DAURAH RAMADHAN PERDANA
MUSLIM BIKES CIANJUR SELENGGARAKAN KAJIAN, BUKA PUASA BERSAMA DAN TARAWIH
RAMADHAN DAN DO’A
DUA KEBAHAGIAAN BAGI ORANG YANG BERPUASA
MENELADANI ULAMA DALAM MEMBERI MAKANAN DI BULAN RAMADHAN
MEMBERI TAK PERNAH RUGI
MUSLIM BIKER CIANJUR ADAKAN TA’JIL ON THE ROAD
32 KESALAHAN-KESALAHAN ORANG YANG BERPUASA
ILMU DIDATANGI BUKAN MENDATANGI
12 CATATAN PENTING TENTANG TARAWIH
SIKAP LEMAH LEMBUT DALAM PENDIDIKAN ISLAM
10 HAL YANG DIMAAFKAN DALAM BERPUASA
MAKNA KEBAIKAN DAN KEBAHAGIAAN
28 CATATAN SINGKAT SEPUTAR RAMADHAN
RAMADHAN BULAN AL-QUR’AN
MENJALANKAN KOTAK AMAL SAAT KHOTIB SEDANG KHUTBAH JUM’AT
IMAM AHMAD BIN HANBAL
KISAH HARUN AR RASYID DENGAN GURU ANAKNYA
DIMULAI DARI WANITA
RAMADHAN BULAN AMPUNAN
TANGGUNG JAWAB SEORANG AYAH !
KATA MEREKA TENTANG GURU
ADAB-ADAB PUASA
HAL-HAL YANG TIDAK MEMBATALKAN PUASA
EFEK KESHALIHAN GURU PADA MURID
IJMA’ ULAMA, PEMBATAL PUASA
MUSLIM BIKER CIANJUR TOURING, NGAJI, DAN TADABBUR CIANJUR SELATAN DAN GARUT
TIDAK PUASA ATAU BUKA PUASA DI SIANG HARI TANPA ADA UDZUR SYAR’I
JADILAH GURU YANG MENGGUGAH DAN MERUBAH
BERI IA PUJIAN DAN PENGHARGAAN
Ortu Adalah Guru
BOLEHKAH MENCIUM PASANGAN SAAT PUASA ?
PUASA YANG TIDAK SEMPURNA
HUKUM PUASA WISHOL
BUKA PUASA TERBAIK DENGAN KURMA
SAHUR YANG DIBERKAHI
TERMASUK KEBAIKAN DALAM PUASA ADALAH MENYEGERAKAN WAKTU BERBUKA
HARUSKAH NIAT DI MALAM HARI UNTUK PUASA SUNNAH ?
WAJIB NIAT DI MALAM HARI UNTUK PUASA WAJIB
TAFSIR AL-FATIHAH AYAT 4
MENGAMALKAN BERITA MASUK BULAN RAMDAHAN DENGAN SATU ORANG SAKSI
APAKAH PENENTUAN RAMADHAN DENGAN HISAB ATAU RU’YAH
HUKUM PUASA DI HARI SYAK
BAGAIMANA SIFAT WANITA MUSLIMAH DALAM SURAT AT-TAHRIIM ?
LARANGAN MENDAHULUI RAMADHAN DENGAN PUASA
PILIHKAN UNTUKNYA GURU YANG SHALIH
MENGENAL LEBIH DEKAT IMAM ASY-SYAFI’I rahimahullah
NABI SAJA TAKUT DENGAN KESYIRIKAN BAGAIMANA DENGAN KITA ?
HUKUM TAYAMMUM UNTUK DUA KALI SHALAT
HUKUM MEMBACA SHODAQOLLAHUL ADHIM SETELAH MEMBACA AL-QUR’AN
KELAHIRAN DAN WAFATNYA NABI
ADA APA DENGAN BULAN SYA’BAN
INTISARI SURAT AL-KAHFI
MENDULANG HIKMAH DARI KISAH ASH-SHABUL KAHFI
CARA MANDI JUNUB
ADAB KEPADA SAHABAT NABI
TAFSIR SURAT AL-IKHLAS
BUAH KESABARAN UMMU SULAIM radhiallahu Anha
NASIHAT IMAM ABU HAMID AL GHAZALI RAHIMAHULLAH KEPADA ANAKNYA
HUKUM MERAYAKAN HARI ULANG TAHUN
HUKUM ORANG JUNUB
22 CATATAN TENTANG SHALAT
NASAB RASULULLAH SHALLALLAHU ‘ALAIHI WA SALLAM
INTISARI AYAT KURSI
BACALAH
ALIRAN YANG MENYIMPANG DALAM MEMAHAMI TAUHID RUBUBIYYAH
70.000 ORANG MASUK SURGA TANPA HISAB DAN ADZAB
CARA BERAGAMA YANG BENAR
8 MUTIARA HIKMAH HATIM AL A’SHAM RAHIMAHULLAH
TABLIGH AKBAR 2
ADAB MEMBACA AL-QUR’AN
MUSLIM BIKER CIANJUR (MBC)
SEMESTA BERTASBIH
HUKUM MENGUSAP KHUFF (Sepatu)
HUKUM BERSIWAK
AWALI DENGAN DO’A Bag. 1
UCAPAN YANG PALING DICINTAI ALLAH Bag. 1
ADAB TA’ZIYAH
ADAB ZIYARAH KUBUR
POTRET KEPEMIMPINAN DALAM AL-QUR’AN
PENGGALAN HIKMAH DARI KISAH KHADIJAH
ANAK PEREMPUAN BAGIAN DARI AYAHNYA
FASE TAMYIZ
BALIGH DALAM PANDANGAN ISLAM
KEUTAMAAN MENDIDIK ANAK PEREMPUAN
MENGAJAK ANAK KE MASJID
PRINSIP DASAR MELURUSKAN KESALAHAN
SEBAB-SEBAB KENAKALAN ANAK
PILIH WAKTU YANG TEPAT UNTUK MENGARAHKAN
KEMANA-MANA MEMBAWA BUKU
METODE PENDIDIKAN ANAK DALAM AL-QUR’AN
TAFSIR AL FATIHAH AYAT 5
Syaikh Ali Thanthawi rahimahullah
WARISAN TERBAIK
MAKNA SYAHADAT
MACAM-MACAM TAUHID
CADAR DALAM KACAMATA NAHDATUL ULAMA
RISALAH CINTA UNTUK PUTRI TERCINTA
RIHLAH ULAMA DALAM MENUNTUT ILMU
SEJARAH PERKEMBANGAN TAFSIR
KEUTAMAAN TAUHID 4
KAPAN DISYARI’ATKAN MEMBACA BASMALAH ?
MENGENAL LEBIH DEKAT IMAM NAWAWI AL-BANTANY
KEUTAMAAN TAUHID  3
KEUTAMAAN TAUHID 2
KEUTAMAAN TAUHID 1
HAK ALLAH DAN HAK HAMBA
DEMI MENUNTUT ILMU, IA TINGGALKAN ISTRI DALAM KEADAAN HAMIL
HUKUM AIR KENCING ORANG DEWASA
📚📚📚 TUGAS NABI DAN RASUL📚
SIKAP KEPADA ALLAH DAN ORANG TUA
TUJUAN HIDUP
TAFSIR AL FATIHAH AYAT 7
TAFSIR AL FATIHAH AYAT 6
TAFSIR ALHAMDULILLAH
AR-RAHMAN DAN AR RAHIM
ADAB MAKAN
IBNU JAUZI rahimahullah DAN MASA MUDA
ATHO BIN ABI RABAH
DAKWAH JAHRIYAH (TERANG-TERANGAN)
AWALI DENGAN DO’A Bag. 2
SIKAP TAWADHU ULAMA
TUJUAN PENDIDIKAN
DAMPAK WUDHU PADA HARI KIAMAT
MENDAHULUKAN YANG KANAN
CARA MEMBERSIHKAN JILATAN ANJING
CATATAN HAMDALAH Bag. 2
CATATAN ALHAMDULILLAH Bag. 1
JANGAN SALAH MEMILIH TEMAN
📚 PENGARUH TEMAN 📚
LARANGAN KENCING DI AIR YANG TIDAK MENGALIR
ISTINSYAQ (Menghirup Air)
ANCAMAN BAGI YANG TIDAK MENCUCI KAKI DENGAN SEMPURNA
KAPAN DISYARI’ATKAN MEMBACA BASMALAH ?
KAPAN IZTIADZAH DIBACA ?
HUKUM ISTIADZAH ATAU TA’AWWUD
ADAB MAKAN
ADAB BERSIN
ADAB BERPUASA
ADAB BEROLAH RAGA
ADAB TIDUR dan BERMIMPI
ADAB BERTAMU
ADAB BERMAJLIS
ADAB PENGHAFAL AL-QUR’AN
ADAB SEORANG PELAJAR
ADAB KEPADA ORANG TUA
ADAB KEPADA NABI MUHAMMAD Shalallahu Alaihi Wa Sallam
ADAB KEPADA ALLAH Ta’ala
HUKUM AIR KENCING BAYI
ADA APA DENGAN BULAN RAJAB ?
ORANG BERIMAN TIDAK MEMPERSEKUTUKAN ALLAH
ORANG BERIMAN TIDAK MEMPERSEKUTUKAN ALLAH
Muslim Yang Kuat
Tabligh Akbar – Rumahku Surgaku
Kajian Islam Ilmiyah
Pilihkan Untuknya Guru Yang Shalih
Pintar Dunia, Tapi …
Kiat Sukses Mendidik Anak
Nasihat Malam
Mengamalkan Ilmu
Pengaruh Teman
Hukuman Dalam Pendidikan Islam
Sabar Dan Menahan Emosi
Antara Uang dan Anak
Jangan Tertipu
Dampak Hasad
Antara Keinginan Dunia Atau Akhirat
Sikap Lemah Lembut
Sibuk Dengan Kekurangan Diri Sendiri
Tawadhu Seorang Guru
Sifat Pendidik Yang Sukses
Teh Hijau CKS
Paket Umroh Bersama CKS
Jangan Bosan Melatih Anak
Dahsyatnya Peran Ibu Pada Anak
Cacian Yang Berujung Pujian
Dampak Keshalihan Ulama dan Umara
Menanamkan Kejujuran dan Tidak Suka Berbohong
MENGENAL LEBIH DEKAT ABU HURAIRAH
MAKNA BULAN SHAFAR
Asas -Asas Pendidikan
AJAK IA BERMAIN
Membaca Bagian Dari Pendidikan
TAHAPAN PENDIDIKAN ANAK DALAM ISLAM – FASE HADHONAH – Memperhatikan Penampilan dan Potongan Rambut
ADA APA DENGAN BULAN MUHARRAM
Kisah Pendidikan Islam – IBNU JAUZI rahimahullah DAN MASA MUDA
TAHAPAN PENDIDIKAN ANAK DALAM ISLAM – CARA NABI MENDIDIK ANAK PADA USIA HADHONAH
KEGEMARAN IBNU TAIMIYAH DALAM MENELA’AH
KEUTAMAAN HARI ARAFAH
TAHAPAN PENDIDIKAN ANAK DALAM ISLAM – FASE HADHANAH (PENGASUHAN)
Kisah Pendidikan Islam – RIHLAH ULAMA DALAM MENUNTUT ILMU
TAHAPAN PENDIDIKAN ANAK DALAM ISLAM – FASE HADHANAH (PENGASUHAN)
BELAJAR MENGAJAR DAN METODE PEMBELAJARAN
FIQHUL JUM’AH – MAKNA JUM’AT
Petunjuk Ibnu Qoyyim Rahimahullah Ta’ala dalam Mengurus Anak di Fase Radha’ah agar Tumbuh dengan Baik
Tahapan Pendidikan Anak dalam Islam – Penyapihan dalam Islam
Kisah Pendidikan Islam – SKALA PRIORITAS DALAM MENUNTUT ILMU
FIQHUL JUM’AH – KAPAN HARI KIAMAT TERJADI ?
Al-Imam adz-Dzahabi Rahimahullah
FIQHUL JUM’AH – Jual Beli di Hari Jum’at, Bolehkah?
KATA-KATA YANG MENGGUGAH DAN MERUBAH
TAHAPAN PENDIDIKAN ANAK DALAM ISLAM – FASE RADHA’AH – PETUNJUK NABI DALAM MENYUSUI
Jangan Berhenti Menasehati
KAPAN WAKTU MUSTAJAB DI HARI JUMAT ITU TERJADI  ?
Tahapan Pendidikan Anak Dalam Islam – Hari Ketujuh Dari Kelahiran – AQIQAH
Tahapan Pendidikan Anak Dalam Islam – Fase Kelahiran (Memberi Nama) [13-15]
Tahapan Pendidikan Anak Dalam Islam – Fase Kelahiran (Memberi Nama) [10-12]
Tahapan Pendidikan Anak Dalam Islam – Fase Kelahiran (Memberi Nama) [7-9]
Tahapan Pendidikan Anak Dalam Islam – Fase Kelahiran (Memberi Nama) [4-6]
Tahapan Pendidikan Anak Dalam Islam – Fase Kelahiran (Memberi Nama)
Tahapan Pendidikan Anak Dalam Islam – Fase Kelahiran (Mencukur)
Tahapan Pendidikan Anak Dalam Islam “Fase Kelahiran”
Komentar Ulama Tentang Pendidikan Anak [4]
Komentar Ulama Tentang Pendidikan Anak [3]
Komentar Ulama Tentang Pendidikan Anak [2]
Komentar Ulama Tentang Pendidikan Anak [1]
Proses Melahirkan [2]
Proses Melahirkan [1]
Do’a dan Dzikir Ibu Hamil [5]
Do’a dan Dzikir Ibu Hamil [4]
Do’a dan Dzikir Ibu Hamil [3]
Do’a dan Dzikir Ibu Hamil [2]
Do’a dan Dzikir Ibu Hamil [1]
Pendidikan Anak Pada Usia Kandungan [2]
Pendidikan Anak Pada Usia Kandungan [1]
Perhatian Islam Pada Janin [2]
PERHATIAN ISLAM PADA JANIN
Mintalah Kepada Allah [3]
Mintalah Kepada Allah [2]
Mintalah Kepada Allah [1]
Adab Jima’ [2]
Adab Jima’
Apa Yang Anda Pilih ? [3]
Apa Yang Anda Pilih ? [2]
Apa Yang Anda Pilih ? [1]
Kapan Pendidikan Anak Itu di Mulai ?
Dampak Keshalihan Guru Pada Anak [4]
Dampak Keshalihan Guru Pada Anak [3]
Dampak Keshalehan Guru Pada Anak [2]
Dampak Keshalehan Guru Pada Anak [1]
Dampak Kesholehan Orang Tua Pada Anak [3]
Dampak Keshalehan Orang Tua Pada Anak [2]
Dampak Keshalehan Orang Tua Pada Anak [1]
PERAN AYAH DALAM PENDIDIKAN ANAK [4]
PERAN AYAH DALAM PENDIDIKAN ANAK [3]
PERAN AYAH DALAM PENDIDIKAN ANAK [2]
PERAN IBU DALAM PENDIDIKAN ANAK [6]
PERAN IBU DALAM PENDIDIKAN ANAK [5]
PERAN IBU DALAM PENDIDIKAN ANAK [4]
PERAN IBU DALAM PENDIDIKAN ANAK [3]
PERAN IBU DALAM PENDIDIKAN ANAK [2]
PERAN RUMAH DALAM PENDIDIKAN [2]
ORANG TUA ADALAH GURU PERTAMA [3]
ORANG TUA ADALAH GURU PERTAMA [2]
ORANG TUA ADALAH GURU PERTAMA [1]
Petunjuk Ibnu Qoyyim Rahimahullah Ta’ala dalam Mengurus Anak di Fase Radha’ah agar Tumbuh dengan Baik [4]
Petunjuk Ibnu Qoyyim Rahimahullah Ta’ala dalam Mengurus Anak di Fase Radha’ah agar Tumbuh dengan Baik [3]
Petunjuk Ibnu Qoyyim Rahimahullah Ta’ala dalam Mengurus Anak di Fase Radha’ah agar Tumbuh dengan Baik [2]
Petunjuk Ibnu Qoyyim Rahimahullah Ta’ala dalam Mengurus Anak di Fase Radha’ah agar Tumbuh dengan Baik [1]
Bagaimana Cara Nabi Mempengaruhi Akal Anak [5]
Bagaimana Cara Nabi Mempengaruhi Akal Anak [4]
BICARA SESUAI KADAR AKAL ANAK
Cara Nabi Mempengaruhi Akal Anak Dengan Dialog
DAMPAK KISAH PADA AKAN ANAK
Konsep Pendidikan Terbaik

 

  1. ADAB SEBELUM MAKAN
  2. Niat yang benar.
  3. Berusaha mencari makanan yang halal. [1]
  4. Tidak makan ketika perut masih kenyang.
  5. Memenuhi undangan makan .
  6. Tidak makan dengan menggunakan bejana emas dan perak.[2] [3]
  7. Mengajak makan orang yang hadir.
  8. Mengajak pembantu untuk ikut makan atau memberinya makanan tersebut .[4]
  9. Sikap rendah hati. [5] [6]
  10. Mengikut sertakan tetangga untuk mencicipi makanan. [7] [8] [9] [10]
  11. Memasak makanan untuk teman-teman dan orang banyak. [11] [12]
  12. Tidak berlebih-lebihan. [13]
  13. ADAB KETIKA MAKAN
  14. Berkumpul dan memperbanyak orang ketika makan. [14] [15]
  15. Mencuci tangan sebelum makan.
  16. Menunggu makanan yang panas hingga menjadi dingin. [16]
  17. Tidak meremehkan makanan.
  18. Tidak mencela makanan.[17]
  19. Menyebut nama Allah ketika makan.[18] [19]
  20. Membaca basmallah ketika hendak makan. [20] [21] [22] [23]
  21. Jangan terburu-buru memulai makan.
  22. Terlebih dahulu mencicipi buah-buahan. [24]
  23. Makan dengan tangan kanan. [25] [26]
  24. Makan dengan tiga jari. [27]
  25. Makanlah makanan yang terdekat.
  26. Makan dari bagian pinggir makanan dan tidak memulainya dari bagian tengah.[28]
  27. Mengunyah makanan dengan baik.
  28. Memperkecil suapan.
  29. Tidak tergesa-gesa ketika makan.
  30. Berhati-hati terhadap sesuatu yang berbahaya yang terdapat dalam makanan.
  31. Tidak duduk bertelekan. [29]
  32. Tidak makan dalam posisi telungkup. [30]
  33. Menjauhkan hal-hal yang dapat mengganggu orang-orang yang sedang makan.
  34. Tidak memperhatikan orang-orang yang sedang makan.
  35. Tidak membuka bibir ketika mengunyah makanan.
  36. Tidak mengambil dua kurma sekaligus. [31]
  37. Memungut makanan yang terjatuh di lantai. [32] [33]
  38. Tidak mencampur antara kulit, biji, dan isi pada satu tempat
  39. Apabila lalat terjatuh di dalam gelas. [34]
  40. Menyuapi istri dengan tangannya.[35]
  41. Menyuguhkan makanan di hadapan para hadirin.
  42. Mempersilakan para hadirin untuk mencicipi hidangan.[36]
  43. Mendahulukan orang lain dari pada diri sendiri.[37]
  44. Tidak berlebihan ketika makan. [38] [39] [40]
  45. Menjilati piring.
  46. Menjilati jari. [41] [42] [43]
  47. Tidak membersihkan tangan dengan roti.
  48. ADAB SETELAH MAKAN.
  49. Bersyukur kepada Allah atas nikmat-Nya.[44] [45] [46] [47] [48]
  50. Mendo’akan orang yang menjamu. [49] [50]
  51. Mencuci mulut dan berkumur-kumur setelah makan. [51]
  52. Membersihkan gigi.
  53. Mencuci kedua tangan. [52]
  54. Bersiwak (bersugi).
  55. tidak duduk berlama-lama setelah makan. [53]
  56. Berwudlu setelah makan daging unta. [54]
  57. Tidak membawa makanan ketika beranjak pulang.
  58. Tidak langsung tidur setelah makan.
  59. ADAB YANG BERKAITAN DENGAN MAKANAN
  60. Tidak makan bawang putih dan bawang merah (termasuk durian, petai, jengkol dsb) sebelum shalat. [55] [56]
  61. Tidak makan di jalan.
  62. Bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah. [57] [58]

 

Disadur dari kitab Mausu’atul Adab secara ringkas

 

📝 Abu Rufaydah

📚 Artikel ini disebarluaskan oleh

@CKS (Cianjur kota Santri).

🌍www.cianjurkotasantri.com.

🌐 IG, FP . Cianjurkotasantri

join Telegram  klik : Bit.ly/1S79GTK

📱 Atau Via WA ketik Nama#L/p#alamat# kirim ke 085624098804

 

[1] QS. Al-Mu’minuun: 51, QS. Al- Baqarah: 172

[2] HR. Al-Bukari 5634 dan Muslim 2065 dari Ummu Salamah

[3] HR. Al- Bukhari 5426, 4632, 5633 dan Muslim 2067 dari Hudzaifah

[4] HR. Al-Bukhari 2557, 5460 dan Muslim 1663 dari Abu Hurairah

[5] HR. Abu Ya’la dalam Musnadnya 4899, al-Baghawi dalam Syarhus Sunnahnya 3683, dan lain-lain dari ‘Aisyah. Tercantum pula dalam kitab Shahiihul jamii’ 7

[6] QS. An-Nahl: 23

[7] Penulis kitab al-Mujma’ VIII/165 berkata: “Diriwayatkan ole hath-Thabrani dalam al-Ausath. Di dalam sanadnya terdapat ‘Ubaidillah bin Sa’id penuntun al-‘Amasy. Ia ditsiqahkan oleh Ibnu Hibban, namun yang lain mendhaifkannya, sementara perawi lain tsiqah. Hadits ini dicantumkan al-Albani dalam Shahiihul Jamii’ 676

[8] HR. Al-Bukhari 2566, 6017 dan Muslim 1020 dari Abu Hurairah

[9] An-Nihaayah karya Ibnu Atsir III/429

[10] Ath-Thabrani dalam al-Kabiir XII/154/12741, al-Hakim IV/167 dan ia menshahihkan hadits ini serta disetujui oleh adz-Dzahabi, al-Bukhari dalam al-Adabul Mufrad hlm. 20, 72, al-Baihaqi dalam al-Kubraa X/3, dan lain-lain dari hadits Ibnu ‘Abbas. Lihat kitab Silsilatul Ahaadits ash-Shahiihah 148

[11] HR. Ibnu Majah 3252, Ibnu ‘Adi dalam al-Kaamil III/267, al-Baihaqi dalam asy-Syu’ab 8750, dan lain-lain dari Ibnu ‘Umar. Hadits ini juga tercantum dalam Shahiihul Jamii’ 1089

[12] Al-Baihaqi dalam asy-Syu’ab 8750. Ia cantumkan dalam hadits ini dalam Shahiihul Jamii’ 1096 dan menisbatkannya kepada Ibnu Abid Dun-ya tentang melepaskan kesulitan orang lain dari hadits Abu Hurairah dan Ibnu ‘Adi dari Ibnu ‘Umar

[13] QS. Al-A’raf: 31

[14] Ahmad III/501, Abu Dawud 3763, Ibnu Majah 3286, Ibnu Hibban VII/337/h 5201, dan al-Hakim II/102 dari Wahsyi bin Harb. Lihat kitab Silsilatul Ahaadits ash-Shahiihah 664

[15] HR. Muslim 2059ndari Jabir

[16] HR. Ahmad VI/350, ad-Darimi II/100, Ibnu Hibban VII/321/h 5184, Abu Nu’aim dalam kitabnya al-Hilyah VIII/177, al-Baihaqi dalam asy-Syu’bah 5909 dari Asma’. Lihat kitab Silsilatul Ahaadits ash-Shahihah 659

[17] HR. Al-Bukhari 3563, 5409 dan Muslim 2064 dari Abu Hurairah

[18] HR. Ahmad I/220, Abu Dawud 3730, at-Tirmidzi 3455 dan ia menghasankan hadit ini, Ibnu Majah 3222, dan lain-lain dari Ibnu ‘Abbas. Lihat  Shahiihul Jamii’ 381

[19] HR. Abu Dawud 2357, al-Hakim I/422 dan ia menshahihkan hadits ini serta disetujui oleh adz-Dzahabi dari hadits Ibnu ‘Umar. Lihat Shahiihul Jaami’ 4678

[20] HR. Abu Dawud 2357, al-Hakim I/422 dan ia menshahihkan serta disetujui oleh adz-Dzahabi dari hadits Ibnu ‘Umar. Lihat Shahiihul Jaami’ 4678

[21] HR. Abu Dawud 3767, at-Tirmidzi 1858 dan ia menshahihkannya, al-Hakim IV/107 dan ia menshahihkannya serta disetujui oleh adz-Dzahabi dari hadits ‘Aisyah. Lihat dalan Shahiihul Jaami’ 380

[22]HR. Ahmad IV/62 dari seorang  laki-laki dari kalangan sahabat. Lihat Shahiihul Jaami’ 3768

[23] QS. Al-A’raaf: 158, QS. Al-Ahzab: 21

[24] QS. Al-Waaqi’ah: 20-21

[25] HR. Muslim 2020 dari Ibnu ‘Umar

[26] HR. Muslim 2021 dari Salamah bin al-Akwa’

[27] HR. Muslim 2032 dari Ka’ab bin Malik

[28] HR. Ahmad I/270, al-Baihaqi dalam al-Kubraa VII/278, dan lain-lain dari Ibnu ‘Abbas. Lihat Shahiihul Jaami’ 4502

[29] HR. Al-Bukhari 5398, 5399 dari Abu Juhaifah

[30] HR. Abu Dawud 3774, Ibnu Majah 3370, dan lain-lain dari Ibnu ‘Umar. Lihat Shahiihul Jaami’ 6874

[31] Al-Khathib dalam tarikhnya VII/180 dan lain-lain dari Ibnu ‘Umar dengan sanad marfu’. Hadits ini tertera dalam kitab Shahiihul Jaami’ 6088. Dalam riwayat al-Bukhari, Muslim, dan lain-lain tercantum larangan memakan dua kurma sekaligus

[32] HR. Muslim 2034 dari Anas bin Malik. Yuslit artinya mengutip (mengambil) makanan yang tersisa dengan jari, dengan cara mengusapnya

[33] HR. At-Tirmidzi 1802 dari Jabir. Lihat kitab Shahiihul Jaami’ 378

[34] HR. Al-Bukhari 3320, 5782 dari Abu Hurairah

[35] HR. Al-Bukhari 1295 dan Muslim 1628 dari Sa’ad

[36] QS. Adz-Dzariyat: 27

[37] QS. Al-Hasyr: 9

[38] HR. Al-Bukhari 5393, 5394 dan Muslim 2060 dari Ibnu ‘Umar

[39] HR. Ahmad II/ 132, at-Tirmidzi 2380 dan ia menshahihkannya, Ibnu Majah 3349, al-Hakim IV/331 dan ia menshahihkannya serta disepakati oleh adz-Dzahabi, dan lain-lain dari Al-Miqdam. Lihat kitab Shahiihul Jaami’ 5674

[40] HR. Ahmad II/181, an-Nasa-I V/79, Ibnu Majah 3605, al-Hakim IV/135 dan ia menshahihkannya serta disetujui oleh adz-Dzahabi. Semua sanadnya berasal dari Ibnu ‘Amr. Hadits ini tertera dalam kitab Shahiihul Jaami’ 4505. Diriwayatkan pula oleh al-Bukhari dengan sanad mu’allaq dalam bentuk jazm pada awal kitab al-Libaas

[41] HR. Muslim 2034 dari Anas bin Malik

[42] HR. Muslim 2032 dari Ka’ab bin Malik

[43] HR. Al-Bukhari 5456 dan Muslim 2031 dari Ibnu ‘Abbas

[44] HR. Abu Dawud 3751, an-Nasa-i dalam al-Kubraa VI/10117/I serta Ibnu Hibban 5197 dan ia menghasankannya. Hadits ini dari Abu Ayyub. Tercantum pula dalam kitab Shahiihul Jaami’ 4671

[45] HR. Al-Bukhari 5458, 5459 dari Abu Umamah

[46] Fat-hul Baari IX/493, 494

[47] HR. Ahmad III/439, Abu Dawud 4023, at-Tirmidzi 3458 dan ia menghasankannya, Ibnu Majah 3285, al-Hakim I/508 dan ia menshahihkannya serta disepakati oleh adz-Dzahabi dari hadits Mu’adz bin Anas. Hadits ini tertera dalam kitab Shahiihul Jaami’ 6076

[48] HR. Muslim 2734 dari Anas

[49] HR. Ahmad III/118, an-Nasa-I dalam al-Kubraa VI/10128/2, al-Baihaqi dalam al-Kubraa III/239, dan lain-lain dari Anas bin Malik. Hadits ini tertera dalam kitab Shahiihul Jaami’ 6541

[50] HR. Ahmad III/138, Abu Dawud 3854, an-Nasa-I dalam al-Kubraa VI/10129/II dari Anas bin Malik. Tertera dalam kitab Shahiihul Jaami’ 1226

[51] HR. Al-Bukhari 5454 dari Suwaid bin An-Nu’man

[52] HR. Ahmad II/263, Abu Dawud 3852, at-Tirmidzi 1860 dan ia menghasankannya, Ibnu Majah 3297 dan lain-lain dari Abu Hurairah. Tertera dalam kitab Shahiihul Jaami’ 6115, 6564

[53]QS. Al-Ahzab: 53

[54] HR. Muslim 360 dari Jabir bin Samurah

[55] HR. Al-Bukhari 885, 5452, 7359 dan Muslim 564 dari Jabir

[56] HR. Muslim 564 dari Jabir

[57] QS. Al-Baqarah: 172. QS. Saba: 13

[58] Referensi tambahan: Aadaabul Akl Karya Ibnu ‘Ammad al-Aqfasi, Fat-hul Baari Syarh shahiihil Bukhari IX/427 dan seterusnya, Shahiih Muslim dengan Syarah an-Nawai XIII/294 dan seterusnya, al-Ihsan bi Tartiibi Shahiih Ibni Hibban VII/321 dan seterusnya, Sunan Abi Dawud IV/123 dan seterusnya, Sunan Ibni Majah II/1083 dan seterusnya, Riyaadhush Shaalihiin hlm. 338 dan seterusnya, al-Aadaab karya al-Baihaqi 236-211 dan seterusnya, Adabud Dunya wad Diin hlm. 335 dan seterusnya, Tanbiihul Ghaafiliin karya an-Nuhas hlm. 257 dan seterusnya dan lain-lain.

About the author

Related Post

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

BIKER MUSLIM CIANJUR (BMC)

Kantor BMC
Jln. Prof. Moch. Yamiin No. 119 – Sayang- Cianjur Jawa Barat

CP. 0859 38 50000 4

RUMAH QUR’AN AMINAH

RUMAH QUR’AN AMINAH

Kp. Mananti RT/RW Desa. Margajaya Kec. Lemahsugih Majalengka

Akta Yayasan No. 1 14-8-2017 SK. Kemenkumham Nomor AHU-0012680.AH.01.04. Tahun 2017 NPWP 82.610.442.4-405.000

yayibnuunib@gmail.com HP. 0823 2140 9816

 

 

 

ALAMAT KANTOR YAYASAN

Kantor 1
Kp. Pasir Sarongge RT/RW. 03/08 Desa Ciputri Kec. Pacet Cianjur Jawa Barat

Kantor II
Perumahan Prima Anggrek al-Hidayah No. 21 RT/RW. 01/07 Desa Rancagoong Kec. Cilaku Cianjur Jawa Barat

CP. 0859 38 50000 4